Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Tak Sesuai Sasaran, 3 Ribu Penerima Bansos Tunai Ganti Nama Penerima

Administrator • Selasa, 19 Mei 2020 | 16:00 WIB
Tak Sesuai Sasaran, 3 Ribu Penerima Bansos Tunai Ganti Nama Penerima
Tak Sesuai Sasaran, 3 Ribu Penerima Bansos Tunai Ganti Nama Penerima

SURABAYA - Hingga hari ketujuh penerimaan bantuan sosial (bansos) tunai dari Kementerian Sosial (Kemensos), Kantor Pos Surabaya sudah menggelontorkan pada tahap I kepada sekitar 3 ribu lebih kepala keluarga (KK) dari total 65.908 warga Surabaya yang menerima bansos tunai. Namun, sisanya belum mengambil bansos tunai tersebut.


Menurut Kepala Kantor Pos Surabaya Dino Aryadi, sekitar 3.580 KK belum mendapatkan bansos, karena ada yang tidak sesuai sasaran penerima, misalnya penerima bansos bukan warga yang miskin. "Jadi kami tahan dulu bansosnya, ada juga yang karena penerima tersebut sudah meninggal dunia," katanya.


Bansos yang belum disalurkan tersebut nantinya akan sesuai prosedur, dilakukan penggantian nama KK yang menerima bantuan. "Nanti usulan penggantinya (penerima, Red) akan diusulkan ke Kemensos," terangnya.


Dino menjelaskan, pada tahap II Selasa (19/5) akan digelontorkan 10.033 KK yang akan mendapatkan bansos tunai. "Besok (hari ini, Red) akan dibagikan untuk tahap II," imbuhnya. 


Bagi yang belum bisa mengambil bisa diwakilkan asalkan membawa KTP dari kartu penerima bansos asli. Sebab saat pengambilan bansos akan diambil gambar untuk yang menerima bansos dan juga uangnya. "Jadi orang yang mau coba-coba akan ketahuan karena yang mengambil di foto beserta uangnya," tegasnya.


Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya telah mengajukan 174.332 KK ke Kemnsos bagi warga yang terdampak Covid-19 sebesar RP 600 ribu selama tiga bulan, Mei Juni, dan Juli. Pengambilan bansos dilakukan di Kantor Pos Kebon Rejo dan meliputi enam lokasi kantor pos untuk penyebaran bantuan sosial tunai, yakni di Krembangan, Tanjung Perak, Barata Jaya, Demak, Tandes dan Kebon Rejo. 


Sementara itu Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Surabaya Suharto Wardoyo mengatakan, untuk bansos yang masih ditahan karena belum sesuai dengan penerimanya, sudah dilakukan penggantian nama. "Selasa depan kemungkinan bisa diterima oleh warga, kami sedang lakukan pendataan lagi lewat RT/RW setempat," pungkasnya. (rmt/nur)

Editor : Administrator
#kemensos