Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Bansos Tunai Rp 600 Ribu Digelontorkan ke Warga Lewat Kantor Pos

Administrator • Selasa, 12 Mei 2020 | 08:33 WIB
Bantuan Sosial Tunai Digelontorkan ke Warga Terdampak Covid-19
Bantuan Sosial Tunai Digelontorkan ke Warga Terdampak Covid-19

SURABAYA - Sejak pagi pukul 07.00 masyarakat Surabaya sudah memadati kantor Pos Surabaya (Kebon Rejo), Mereka mengantre untuk mendapatkan bantuan sosial (Bansos) tunai yang mulai digelontorkan untuk membantu masyarakat yang terdampak Covid-19 oleh Kementerian Sosial (Kemensos) mulai Senin (11/5). Masyarakat Surabaya yang akan mendapatkan BST ini sebanyak 174.332 KK


Menurut Kepala Kantor Pos Surabaya, Dino Aryadi, pencairan Bansos tunai dibuka pada pukul 07.30 hingga pukul 15:00. Ada 5.501 KK yang mendapatkan bantuan sebanyak Rp 600 ribu per KK di 4 Kecamatan, 12 Kelurahan. 


"Hari ini (Senin, 11/5, Red) ada 6 lokasi kantor pos untuk penyebaran bantuan sosial tunai, yakni di Krembangan, Tanjung Perak, Barata Jaya, Demak, Tandes dan Kebon Rejo," katanya saat ditemui Radar Surabaya.


Dino menjelaskan bantuan tersebut disalurkan secara bertahap hingga Sabtu. Namun bagi yang belum mengambil bansos tunai bisa diambil pada minggi depan agar tidak rancau dengan pengambilan yang sudah dilakukan. "Hari ini ada yang belum mengambil bantuan mungkin karena ada beberapa faktor, jadi yang belum mengambil bisa dilakukan pekan depan.," terangnya.


Total ada 65.908 warga Surabaya yang menerima bansos tunai. Selain di Kantor Pos Kebon Rejo Jemursari. "Besok kami akan melakukan pembayaran sesuai dengan lokasi penerima. Misalkan di Wonocolo akan mendekati di kantor pos Wonocolo," imbuhnya. Selain itu pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Pemkot Surabaya untuk update data penerima bantuan.


Sementara itu Koordinator Perencanaan, Data, Pakar dan Analisis Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan data 174.332 KK itu berasal dari data MBR (Masyarakat Berpenghasilan Rendah) di Kota Surabaya yang jumlahnya sebanyak 235.477 KK. 


MBR ini dibagi menjadi dua, sebanyak 61.145 KK sudah masuk ke DTKS dan sudah mendapatkan bantuan PKH serta sembako regular, dan selama ini sudah berjalan. “Kemudian sisanya sebanyak 174.332 KK yang mendapatkan bantuan tunai sebesar Rp 600 ribu perbulan selama 3 bulan,”terangnya.


Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Surabaya Suharto Wardoyo mengatakan data penerima BST itu sudah ditempel di papan pengumuman kantor kelurahan. Setelah ditempel itu, kemudian RW-RW melakukan verifikasi lagi ke warga-warganya, sehingga ditemukan ada yang pindah dan ditemukan pula ada yang meninggal.


“Hasil verifikasi dari RW itu kemudian disampaikan ke kelurahan lalu ke Dinsos. Selanjutnya, hasil verikasi itu diberikan kepada PT Pos,” katanya.


Oleh karena itu, apabila ada data warga atau penerima yang sudah pindah atau sudah meninggal, maka dipastikan PT Pos tidak akan memberikannya atau ditahan dulu di kantor PT Pos. 


“Nah, undangan untuk mengambil bantuan sosial tunai itu dititipkan ke kelurahan oleh PT Pos, sehingga lebih gampang untuk menyebarkan undangan tersebut. Setelah warga mendapatkan undangan, maka nanti pengambilannya langsung ke kantor Pos terdekat,”terangnya. 


Suharto memastikan bahwa warga yang akan melakukan pengambilan bantuan Selasa besok, datanya paling tidak sudah diberikan ke PT Pos hari ini, sehingga PT Pos akan memberikan bantuan sesuai data hasil verifikasi tersebut. 


“Sekali lagi kami pastikan bahwa warga yang pindah dan meninggal, nanti akan ditahan dulu di PT Pos, tidak disalurkan,” pungkasnya. (rmt)


Editor : Administrator
#pemkot surabaya #kemensos