Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

RIK Tambahan di RS Soetomo Dilengkapi Ruang Screening Pasien Covid-19

Administrator • Rabu, 15 April 2020 | 17:12 WIB
RIK Tambahan di RS Soetomo Dilengkapi Ruang Screening Pasien Covid-19
RIK Tambahan di RS Soetomo Dilengkapi Ruang Screening Pasien Covid-19

SURABAYA - Ruang Isolasi Khusus (RIK) Tambahan Untuk Pasien Covid-19 di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Soetomo sudah jadi. Ruang isolasi melengkapi RIK yang sudah ada sebanyak 11 kamar. Sehingga total RIK menjadi 31 kamar.


Direktur Utama RSUD Dr. Soetomo, Joni Wahyuadi, RIK baru ini memiliki fungsi yang sama dengan RIK yang lama. Yakni untuk merawat pasien Covid-19 dengan tingkat yang kritis. Yang biasanya dirujuk dari rumah sakit lain di Jawa Timur. 


"Bedanya, kalau di RIK lama untuk merawat pasien kondisi kritis yang butuh ventilator dan pengawasan yang ketat. Yang di depan ini untuk merawat pasien Covid-19 yang klinisnya membaik," terangnya saat meninjau RIK baru.


RIK baru ini menempati gedung pusat kanker terpadu. Meski tidak didesain dengan standar WHO seperti RIK yang lama, Joni memastikan RIK ini terstandar untuk merawat pasien Covid-19 dengan tekanan udara negatif sehingga bisa menekan penyebaran virus. 


Kelengkapan sarana dan prasarana pun sudah diisi. Mulai dari bed, ventilator, subction, monitor hingga alat pelindung diri (APD). RIK ini didukung oleh Pemprov Jatim dan bantuan dari relawan yang terus mengalir. Dari personal, asosiasi, komunitas, pasien yang sembuh hingga perusahaan. "Yang kurang sekarang adalah CCTV dan kita ubah pintunya dengan kaca," tambahnya. 


RIK baru ini juga dilengkapi dengan screening center untuk memeriksa pasien-pasien  terindikasi Covid-19 di RSUD Dr. Soetomo. Sehingga tidak perlu lewat Instalasi Gawat Darurat(IGD) seperti sebelumnya. Sehingga selain cepat penanganan, juga tidak akan membahayakan yang lain. 


"Di sini di screening, lalu bisa diklasifikasikan kondisi pasien. Perlu ventilator tidak, perlu observasi khusus tidak, kita langsung tempatkan di sini," terangnya. 


Untuk tenaga medis yang berjaga di RIK baru ini, RSUD Dr Soetomo sudah mentraining tenaga kesehatan dari departemen lain untuk diperbantukan di RIK baru. 


Dalam dua hari ini, RIK baru ini sudah terisi dua pasien pindahan dari RIK lama yang kondisinya berangsur baik. Sementara untuk total pasien yang dirawat di RSUD Dr. Soetomo saat ini ada 13 pasien. Ditambah tiga kemudian yang konfirmasi akan datang satu hingga dua hari ke depan. Dari awal, RSUD Dr. Soetomo sudah merawat 46 lebih pasien. 6 diantaranya meninggal dunia. 


RIK baru ini didesain untuk mengantisipasi lonjakan pasien Covid-19. Yang diprediksi akan terus naik beberapa waktu ke depan. Sesuai dari instruksi dari Gubernur Jawa Timur. "Akan terus naik grafiknya beberapa bulan ke depan jika masyarakat tidak mematuhi himbauan sosial distancing yang dihimbau pemerintah," terangnya. 


Itulah mengapa, Ketua Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Jawa Timur ini mengajak seluruh masyarakat untuk taat pada himbauan. Mulai di rumah saja, menjaga kebiasaan hidup bersih dan sehat. Serta membantu mengawasi jika ada saudara dan tetangga yang terindikasi sakit Covid-19 agar tidak selalu keluar rumah. Bagi yang sehat dan terpaksa keluar, dia mengimbau masyarakat agar selalu menggunakan masyarakat. 


"Rumah sakit di mana saja selalu berupaya menambah ruangannya, tapi tidak akan pernah cukup kalau warganya tidak mematuhi himbauan pencegahan penularan Covid-19 yang efektif," tukasnya (ism/jay)

Editor : Administrator
#pasien covid 19