Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Pedagang Pasar Kapasan Minta Pemkot Perhatikan Nasib Pekerja dan Kuli

Administrator • Selasa, 7 April 2020 | 19:13 WIB
Pedagang Pasar Kapasan Minta Pemkot Perhatikan Nasib Pekerja dan Kuli
Pedagang Pasar Kapasan Minta Pemkot Perhatikan Nasib Pekerja dan Kuli

SURABAYA-Penutupan operasional Pasar Kapasan sejak Sabtu (4/4) selama 14 hari menimbulkan kerisauan dari para pedagang. Pedagang pun meminta jaminan kesejahteraan untuk pegawai dan kuli panggul kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya.


Menurut Ketua Himpunan Pedagang Pasar Kapasan Afandi, saat ini ada sekitar 750 pekerja dan 750 kuli panggul yang bekerja tiap harinya di Pasar Kapasan.


Semua kuli panggul dan karyawan Pasar Kapasan merupakan warga Surabaya. Sehingga ia meminta pemkot agar memerhatikan nasib mereka.


“Semua warga Surabaya. Kami meminta pemkot untuk memikirkannya juga, karena kalau dihitung secara kasar, maka pemkot harus menyiapkan sekitar Rp 1 miliar. Uang itu untuk membayar seluruh pekerja dan kuli panggul selama 14 hari penutupan Pasar Kapasan,” katanya.


Afandi mengungkapkan, setiap harinya pekerja mendapatkan imbalan antara Rp 45 ribu sampai Rp 50 ribu. Sedangkan kuli panggul berkisar Rp 50 ribu sampai Rp 100 ribu.


“Kuli panggul bergantung beban yang dipikul juga. Pembayarannya juga per hari, bukan bulanan. Nah ini yang kita minta solusi dari pemkot. Kasihan mereka,” ungkapnya.


Sementara itu Direktur Teknik dan Usaha PD Pasar Surya Muhibuddin mengatakan, apabila semua dihitung secara ekonomi semua juga akan rugi. Namun ini kondisi darurat.


Sehingga langkah pencegahan agar tidak semakin merebak virus Covid-19, pihaknya menutup Pasar Kapasan selama 14 hari sesuai dengan protokoler kesehatan.


“Kami belum bisa ngambil keputusan, nanti kami akan konsultasikan dan usulkan ke pemkot,” katanya.


Muhibuddin mengaku, PD Pasar Surya akan memberikan pengurangan biaya untuk pembayaran listrik kepada pedagang. “Ya untuk keringanan akan kami lakukan,” imbuhnya. 


Sementara itu, pihaknya juga akan melakukan rapid test kepada para pegawai PD Pasar Surya. Namun untuk pedagang dan kuli panggul berdasarkan faskes di Puskemas.  


“Untuk rapid test itu dilakukan untuk pegawai PD Pasar Surya, namun untuk pedagang, pekerja, atau kuli panggul bukan jalurnya ke PD Pasar Surya, itu di Puskesmas,” pungkasnya. (rmt/nur)

Editor : Administrator