Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Perantingan Pohon, Dijadikan Kompos dan Kerajinan Tangan

Administrator • Minggu, 12 Januari 2020 | 17:00 WIB
Perantingan Pohon, Dijadikan Kompos dan Kerajinan Tangan
Perantingan Pohon, Dijadikan Kompos dan Kerajinan Tangan

SURABAYA-Perantingan pohon yang dilakukan oleh Tim Kadaka di Jalan Ahmad Yani sepanjang 400 meter menghasilkan sekitar 192 meter kubik dedaunan. Kabid Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau (DKRTH) Surabaya Hendri Setianto mengatakan, daun hasil perantingan tersebut dikirim ke Pusat Daur Ulang (PDU) atau rumah kompos untuk dijadikan pupuk kompos. “Kegiatan ini dilakukan untuk mengurangi tingkat kerawanan pohon tumbang. Kita laksanakan dengan cara memendekan pohon agar beban dari pohon tidak terlalu berat, untuk sampahnya langsung kita taruh untuk dijadikan kompos setelah perantingan,” katanya, Sabtu (11/1).


Untuk mempercepat proses perantingan tersebut, pihaknya menerjunkan 52 pasukan Kadaka dan 60 personil kebersihan. Selain itu, 5 unit skylift walker, 10 dumptruck dan 2 alat berat, juga terjunkan. Mereka tersebar dan melakukan perantingan secara bersamaan. “Dengan perantingan ini nantinya kita perawatnya juga tidak terlalu sering, karena kita pendekkan. Paling tidak kita mengurangi risiko pohon tumbang,” imbuhnya.


Sementara itu, Kasi Ruang Terbuka Hijau DKRTH Surabaya Rochim Yuliadi menjelaskan, daun atau kotoran hasil perantingan kemudian dikirim ke PDU yang tersebar di beberapa wilayah Surabaya. Sampah organik seperti dedaunan, akan dimasukkan ke mesin pencacah melalui conveyor yang berada di PDU, setelah itu ditimbang dan diolah menjadi pupuk kompos.


“Hasil perantingan dikirim ke rumah kompos untuk diolah menjadi pupuk kompos, sedangkan untuk batang pohon yang besar dikirim ke pengolahan sampah dan limbah (PSL) yang ada di Keputih,” katanya.


Rochim menambahkan, nantinya batang tersebut diolah menjadi kerajinan tangan, seperti meja, kursi dan peralatan mebel. “Hari ini dedaunan yang terkumpul sekitar 192 meter kubik. Sedangkan Kamis lalu (9/1), dedaunan yang berhasil terkumpul mencapai 288 meter kubik,” pungkasnya. (rmt/nur)


Editor : Administrator