Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Sekolah Swasta Perlu Inovasi Agar Bisa Gaet Siswa Baru

Administrator • Selasa, 22 Oktober 2019 | 16:00 WIB
Sekolah Swasta Perlu Inovasi Agar Bisa Gaet Siswa Baru
Sekolah Swasta Perlu Inovasi Agar Bisa Gaet Siswa Baru

SURABAYA - Sekolah-sekolah swasta perlu berinovasi untuk mem-branding sekolahnya untuk menarik murid baru. Saat ini banyak sekolah swasta kekurangan siswa gara-gara penerapan sistem zonasi dalam penerimaan peserta didik baru (PPDB).



Area Director Dale Carneige Training Toni Putut Widjanarko mengatakan, sekolah swasta perlu mengembangkan inovasi dan memberikan pelayanan terbaik bagi anak didik dan wali murid. ''Salah satu yang perlu diperbaiki adalah mindset kepala sekolahnya,'' ujarnya di depan pelatihan yang diikuti 50 kepala sekolah swasta di Surabaya, Senin(21/10).


Dia mengimbau para kepala sekolah tidak takut bersaing dengan sekolah negeri dan sekolah swasta yang lain. Asalkan mereka aktif mengembangkan ide-ide dan inovasi. Input yang dimiliki bisa dimanfaatkan dengan baik. ''Ada ungkapan bahwa lulusan SMAN 5 banyak diterima di PTN. Sekolahnya sudah bagus, siswanya pilihan. Lah, sekolahku apa bisa? Pemahaman-pemahaman seperti inilah yang coba kami hilangkan,'' imbuhnya. 



Inovasi-inovasi yang perlu dikembangkan, misalnya, memanfaatkan media sosial untuk branding sekolah. Bisa dengan mengorbitkan siswa-siswa yang berprestasi. Juga mengorbitkan alumni yang sudah sukses. Tak kalah penting, kepala sekolah juga perlu belajar bagaimana merangkul anak buahnya. "Kepala sekolah harus bisa menjadi manajer di sekolahnya,'' kata Toni.



Bisa jadi anak buah sudah terbiasa dengan pola lama sehingga malas berinovasi. Atau terkendala gaji kecil sehingga malas berinovasi. Di sini, tugas kepala sekolah untuk merangkul. Kepala sekolah bisa jadi guru lagi. ''Cara merangkul anak buah juga harus benar. Misalnya, mulailah dari pujian, tidak mudah menyalahkan orang lain sebelum instrospeksi diri. Menyelamatkan muka orang lain juga membuat orang lain senang melakukan ajakan Anda,'' katanya.



Sekretaris MKKS SMP Surabaya Utara menyebutkan, pelatihan ini sengaja diadakan untuk memberikan harapan dan semangat kepada sekolah-sekolah swasta. Sebab, tahun ini banyak sekolah yang gulung tikar akibat sistem zonasi di Kota Surabaya. (ism/rek)

Editor : Administrator