SURABAYA – STIE Perbanas Surabaya memulai tahun ajaran 2019/2020 dengan memberikan bantuan pendidikan berupa program beasiswa kepada mahasiswa baru (maba). Ketua STIE Perbanas Surabaya, Dr. Yudi Sutarso, S.E., M.Si., mengungkap jika pemberian beasiswa ini adalah bentuk komitmen pihaknya terhadap cita-cita bangsa Indonesia yakni menciptakan sumber daya manusia unggul.
“Hari ini (5/10) kami lakukan pemberian simbolis dua beasiswa langsung. Yaitu beasiswa penuh dan beasiswa bidikmisi. Total kedua beasiswa tersebut mencapai Rp 2,26 miliar,” ungkap Yudi di sela kegiatan temu orang tua/wali maba di Auditorium Kampus 1 STIE Perbanas Surabaya.
Nantinya beasiswa tersebut akan diberikan kepada 29 maba. Itu terdiri dari 14 mahasiswa untuk program beasiswa penuh dan 15 mahasiswa untuk program beasiswa bidikmisi.
Setiap tahun, STIE Perbanas Surabaya selalu memberikan beasiswa penuh untuk maba. Mereka tak hanya berhak mendapat uang saku Rp 500 ribu per bulan, tetapi juga bebas biaya pendidikan selama studi normal.
Sementara itu, untuk beasiswa bidikmisi diperuntukkan bagi maba yang berasal dari keluarga kurang mampu namun berprestasi. Program beasiswa tersebut berasal dari pemerintah yang penyalurannya melalui Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI).
Lebih lanjut, Wakil Ketua Bidang Pengembangan Kemahasiswaan dan Kehumasan STIE Perbanas, Dr Basuki Rachmat S.E., MM menjelaskan untuk dapat menerima beasiswa, para maba ini telah melakukan proses seleksi sejak Februari lalu.
“Seleksi kedua jenis beasiswa, dilakukan bersamaan. Tahapannya mulai administrasi, wawancara, hingga yang terakhir psikotest. Usai semua tahapan selesai, melalui rapat pleno, kami putuskan nama-nama maba yang berhak menerima beasiswa penuh atau beasiswa bidikmisi,” jelasnya.
Selain beasiswa penuh dan bidikmisi, STIE Perbanas Surabaya tengah mengembangkan program beasiswa putra daerah. Selama ini, atau tepatnya sejak 2017 lalu, pihaknya telah bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Siak.
“Kami tengah menjajaki tidak hanya dengan Kabupaten Siak saja namun juga ke kabupaten/kota lain juga,” ucap Basuki.
Pihaknya pun juga berencana melakukan konsep crowd funding fellowship yang didapat dari dana corporate social responsibility (CSR) beberapa perusahaan.
“Kami berharap dari dana tersebut dapat memfasilitasi biaya pendidikan mahasiswa terutama untuk mereka yang kurang mampu dari segi pembiayaan,” tambah Basuki.
Dalam kesempatan tersebut, STIE Perbanas Surabaya juga memberikan beasiswa Peningkatan Prestasi Akademik (PPA) kepada 110 mahasiswa (minimal semester tiga). Beasiswa yang mencapai nominal Rp 528 juta merupakan bantuan dari Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi.
Yunita Candra Arifah, salah satu penerima beasiswa bidikmisi dari jurusan Diploma Akuntansi mengaku dapat belajar tenang karena tak lagi terbeban biaya pendidikan.
“Nggak lagi membebani orang tua lagi. Dengan beasiswa ini, biaya pendidikan tiga tahun ditanggung, terus ada uang sakunya juga per bulan,” pungkas Yunita. Dia berharap, beasiswa ini dapat membuatnya terpacu untuk berprestasi selama berkuliah di STIE Perbanas Surabaya.
Tak hanya pemberian simbolis beasiswa, kampus berjuluk kampus hijau ini juga mengenalkan situs website siortu.perbanas.ac.id ke orang tua maba. Nantinya, melalui website tersebut, orang tua dapat memantau perkuliahan anaknya. Mulai dari jadwal kuliah dan ujian, presensi, informasi nilai ujian dan hasil studi, hingga status keuangan. (rul/nin)
Editor : Administrator