SURABAYA - Dinas Perhubungan (Dishub) Surabaya akan melakukan rekayasa lalu lintas (lalin) dengan menutup Jalan Yos Sudarso, Surabaya, pada 31 Agustus mendatang mulai pukul 00.00. Penutupan jalan ini terkait rencana pemkot melanjutkan pembangunan Alun-Alun Surabaya yang berada di sisi Jalan Yos Sudarso.
Kepala Dishub Surabaya Irvan Wahyudrajad mengatakan, rekayasa lalu lintas ini diberlakukan penuh tanpa ada jam khusus hingga proyek pembangunan Alun-Alun Surabaya selesai. Setelah itu baru Jalan Yos Sudarso akan dibuka kembali.
“Rencananya akan ditutup selama enam bulan. Jadi, yang mengalami perubahan arus setelah penutupan Jalan Yos Sudarso adalah Jalan Kenari, Jalan Simpang Dukuh, perempatan Genteng Kali, Jalan Ketabang Kali, Jalan Plaza Boulevard, dan pertigaan Jalan Wali Kota Mustajab,” jelasnya.
Nantinya Jalan Simpang Dukuh akan dikebut karena jalur tersebut akan dibuat contra flow. Rencananya, proyek di Jalan Simpang Dukuh akan selesai sebelum penutupan Jalan Yos Sudarso. Jalur alternatif penutupan dari arah utara menuju Balai Kota Surabaya adalah Jalan Tunjungan, Jalan Kenari, Jalan Simpang Dukuh, Jalan Genteng Kali, Jalan Ngemplak, dan Jalan Wali Kota Mustajab.
Sedangkan jalur alternatif dari arah selatan menuju Balai Kota Surabaya, menurut Irvan, pengendara dapat melintas dari Jalan Basuki Rahmad di lajur kanan, Jalan Embong Wungu, Jalan Embong Tanjung, Jalan Kayoon, Jalan Pemuda, Jalan Plaza Boulevard, dan Jalan Ketabangkali. (mus/rek)
Editor : Administrator