SURABAYA - Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) tingkat sekolah dasar selama tiga hari (22-24 April) berjalan lancar. Kepala Dinas Pendidikan Surabaya Muhammad Ikhsan mengatakan, tidak ada laporan kendala pelaksanaan ujian tersebut.
Namun, ada beberapa murid yang harus melaksanakan USBN di rumah sakit. Ada juga beberapa siswa yang sedang mengikuti kompetisi olahraga tingkat nasional.
“Kami sudah menawarkan kepada para murid yang sakit, mau USBN susulan atau tidak? Rata-rata mereka memilih ujiannya bersamaan. Mereka tidak memilih USBN susulan,” kata Ikhsan, Kamis (25/4).
Apakah ada sekolah yang izin operasionalnya bermasalah sehingga muridnya tak bisa mengikuti USBN? Ikhsan membantah. Dia menegaskan, seluruh siswa SD di Kota Surabaya telah mengikuti USBN.
Terkait pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat sekolah menengah pertama (SMP), Ikhsan juga menyebut tak ada kendala. Baik urusan server komputer maupun listrik. Kendalanya hanya saat memasukan PIN. Namun, hal ini dapat diatasi dengan cepat.
"Kendala itu karena masuk ke server harus bertumpukan dan sedikit mengantre untuk login. Ada waktu delay. Ini tidak menjadi masalah besar karena antreannya hanya beberapa menit saja,” pungkasnya. (gin/rek) Editor : Administrator