SURABAYA-Kebaya tak melulu terlihat berat. Di tangan Saf Tuasikal, busana warisan budaya Nusantara ini berubah menjadi kostum fun ala cosplay. Terinspirasi dari tokoh anime Jepang, Shinobi.
"Ada delapan koleksi, semuanya mewakili karakter ninja dalam serial animenya. Yang punya kekuatan sendiri, dan dengan aksesoris dan senjatanya," jelasnya, Senin (1/4).
Kebaya ala Shinobi ini adalah bentuk akulturasi dari dua budaya. Meski menggunakan siluet-siluet kejepangan, pakem dari kebaya Jawa sendiri tidak ditinggalkan.
Misalnya saja pada rok. Dalam pakem Jawa, kebaya biasanya dikombinasikan dengan rok batik dengan detail wiru atau pleates di atas rok panjang. Saf menggeser sedikit pakem itu dengan penggunaan rok batik wiru pendeng berpotongan asimetris, atau rok panjang dengan belahan pinggang yang tinggi.
Desainer muda ini juga brilian memainkan siluet tubuh. Dalam pakem Jawa, kebaya selalu berpotongan slim fit. Sebaliknya, busana kimono ala Jepang berpotongan longgar baik di bagian tubuh maupun lengan. Menyiasati hal ini, ia memanfaatkan obi (sabuk khas Jepang). Menariknya, obi dan kebaya seakan memiliki chemistry sehingga semakin mempercantik satu sama lain. " Kebaya harus cantik dan elegan. Kalau di Jawa kita pakai stagen (pembebat tubuh, Red) kalau kebaya modern ini dengan obi," imbuhnya.
Kebaya ini juga hadir dengan warna-warna cerah seperti biru terang, merah dan hitam, sehingga membuat karakter masing-masing busana nampak powerful.
Tak cukup bermain di pakem, bahkan desainer anggota APPMI Jatim ini juga memberikan tambahan detail jeans untuk memberikan kesan lebih santai dan milenial.
"Saya ingin memberikan kesan baru pada kebaya. Yang ringan dan milenial banget. Sehingga yang tidak pede menggunakan kebaya berat bisa jadi alternatif," tukasnya. (is/nur)
Editor : Administrator