Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Bangun Rumah Pompa Indukan, Cegah Rob di Sungai Kalimas

Administrator • Minggu, 31 Maret 2019 | 15:00 WIB
Bangun Rumah Pompa Indukan, Cegah Rob di Sungai Kalimas
Bangun Rumah Pompa Indukan, Cegah Rob di Sungai Kalimas

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Pematusan (DPUBMP) serius mengatasi banjir di Surabaya. Selain membangun bozem, juga akan menambah beberapa rumah pompa. 


Kepala DPUBMP Erna Purnawati menjelaskan, dengan penambahan rumah pompa, debit air sungai di Kota Pahlawan dapat dinimalisir agar air tidak meluap hingga kepermukaan jalan. Erna mengatakan nantinya di kawasan Jalan Jakarta atau Jembatan Petekan dibuatkan induk pompa air yang dapat mengatur debit air apabila terjadi hujan dan pasang air laut.


“Jadi fungsinya dua, kalau ada pompa dan pintu air disitu (jembatan Petekan,Red). Pertama, kalau air laut pasang bisa ditutup biar air tidak masuk ke dalam kota. Kedua, air hujan bisa masuk ke sungai sehingga air laut juga tidak masuk ke sungai itu biar airnya gak asin juga,” kata Erna Purnawati, Sabtu (30/3).


Jika rumah pompa indukan di jembatan petekan terbangun, maka DPUMBP akan menutup beberapa rumah pompa yang berada diantaranya adalah mulai waduk Selamet, Genteng Kali, Jalan Kemuning dan Jalan Kayoon hingga ke arah saluran Jalan Jakarta. 


“Itu nanti ada sekitar 20 rumah pompa yang diberhentikan, kalau indukannya ini sudah jadi. Jadi sudah tidak perlu lagi yang rumah pompa kecil-kecil itu, sangat – sangat menghemat indukannya ini,” urainya. 


Sementara itu, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini pernah mengatakaan saat sidak di rumah pompa kawasan Eco Wisata Mangrove Wonorejo. Dirinya akan menambah juga beberapa kapasitas di rumah pompa yang tersebar di Surabaya. 


Salah satunya di kawasan Wonorejo tersebut.Nantinya rumah pompa itu bakal berfungsi untuk menampung air hujan di beberapa kawasan. Seperti Penjaringan Sari, Rungkut, Pandugo, hingga Perum Pondok Nirwana. 


“Kita akan tambah kapasitas pompa di sini. Nanti kita tambah kapasitasnya 5 meter kubik,” ujar Risma.


Selain menambah kapasitas rumah pompa Wonorejo, ia juga mengaku akan menambah kapasitas rumah pompa di beberapa lokasi lain. Diantaranya, rumah pompa Kalisari-Mulyosari akan ditambah 5 meter kubik, Kalidami ditambah 4,5 meter kubik, dan Bozem Morokrembangan ditambah 8 meter kubik. Penambahan kapasitas rumah pompa itu dilakukan sepanjang tahun 2019. 


“Insya Allah tahun ini selesai semua penambahan (kapasitas) pompa. Karena bukan (proyek,Red) multiyears, semua tahun ini kelar, cuman tahun depan mungkin kita tambah lagi pompa,” terangnya.


Sementara Itu, di kawasan Surabaya Utara, akan ditambah rumah pompa juga di Jalan Ikan Musing yang dapat mengcover kawasan Jalan Rajawali, Pesapen, dan Perak. Untuk Pompa air di Sumberejo bisa menangani Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) dan kawasan Pakal. Sementara Pompa di Petekan bakal berfungsi untuk menanggulangi air laut masuk ke sungai atau rob.


“Kalau pompa petekan itu, sebetulnya untuk mencegah rob, air laut agar tidak masuk ke sungai Kalimas. Sering kali ndak hujan tapi daerah Kalisosok itu banjir. Dengan adanya pintu (pompa petekan) ini, air rob akan kita tutup, mudah-mudahan bisa,” pungkasnya. (gin/rud)

Editor : Administrator
#rumah pompa surabaya