Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Aun J Orchestra, Berinteraksi Tanpa Kendala lewat Musik

Administrator • Selasa, 5 Maret 2019 | 14:00 WIB
Aun J Orchestra, Berinteraksi Tanpa Kendala lewat Musik
Aun J Orchestra, Berinteraksi Tanpa Kendala lewat Musik

SURABAYA-Alunan merdu dari alat musik tradisional khas Negeri Sakura Jepang bergema memenuhi Gedung Student & Entrepreneurship Center Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya, Senin (4/3). Penampilan penuh semangat oleh grup musik asal Jepang, AUN J Orchestra yang dikemas dalam bentuk konser mini.


Sebagai bentuk peringatan hubungan diplomatik Indonesia-Jepang, AUN J yang kali ini hanya diwakili oleh tiga orang ini memperkenalkan budaya tradisional Jepang melalui alat musik khas mereka. Ketiga personel yang hadir adalah Ryohei Inoue sebagai pemain wadaiko (alat musik perkusi), Kohei Inouei sebagai pemain shinobue (alat musik tiup) dan shamisen (alat musik petik), serta Ishigaki Seiyama yang memainkan shakuhachi (alat musik tiup). Ketiganya sukses membuat raut wajah penonton menjadi gembira dan penuh semangat. Setiap AUN J melantunkan alat musiknya dengan cara unik dan gaya yang tidak biasa, langsung diiringi tepuk tangan meriah dari para penonton yang hadir. 


AUN J sendiri merupakan grup musik Jepang yang dibentuk pada tahun 2008 oleh tiga musikus muda Jepang yang ahli di tiga alat musik berbeda. Mereka mengkomposisi ulang ketiga alat musik Jepang yang biasanya tidak dimainkan bersama menjadi satu unit khusus alat musik.“Kali ini kami berkesempatan menunjukan musik klasik dari Jepang. Dalam konser musik ini memberikan pesan jika dalam perbedaan negara, beda budaya dan bahasa, tetapi melalui musik bisa berinteraksi tanpa kendala,” ungkap Ishigaki Seiyama.


Dalam sambutanya, Konsulat Jenderal Jepang di Surabaya, Masaki Tani, menanggapi pergelaran konser ini dengan antusias. Konser yang diprakarsai oleh Konsulat Jepang bekerja sama dengan ITS, Surabaya Nihon Matsuri, dan Untag Surabaya ini diharapkan mampu menjadi jembatan yang dapat memperkuat hubungan baik antara kedua negara dengan pengertian yang lebih kuat. (aji/nur)

Editor : Administrator
#civitas akademi surabaya