Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Urai Kemacetan di Bundaran PTC, Dishub Perlebar Jadi Lima Lajur

Administrator • Rabu, 27 Februari 2019 | 22:54 WIB
Urai Kemacetan di Bundaran PTC, Dishub Perlebar Jadi Lima Lajur
Urai Kemacetan di Bundaran PTC, Dishub Perlebar Jadi Lima Lajur

SURABAYA - Pemkot Surabaya akan memperlebar lajur bundaran Pakuwon Trade Center (PTC), Surabaya Barat. Saat ini, lajur jalan di Bundaran PTC masih tiga lajur dan akan diperlebar menjadi lima lajur.


Terkait adanya penambahan lajur di bundaran PTC ini atas permintaan Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini, mengingat padatnya arus lalu lintas di kawasan ini. Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya, Irvan Wahyudrajat menjelaskan, dirinya sudah menyiapakan skema terkait pengaturan arus lalu lintas di kawasan tersebut.


"Ya rekayasa lalu lintas masih terus dilakukan, sambil menunggu selesainya Proyek Jalan Lingkar Luar Barat (JLLB), untuk kawasan Barat," kata Irvan.


Dirinya menambahkan kawasan bundaran PTC yang terletak di Jalan Yono Soewoyo saat ini memang menjadi akses kendaraan dari arah perumahan kawasan Barat dan kawasan Gresik-Menganti-Driyorejo, selain Wiyung-Lakarsantri yang juga masih progres pelebaran.


“Rekayasa sudah kami siapkan dua rencana skema kedepan, ini tinggal menunggu realisasi pembuatan bozemnya,” jelasnya.
Menurutnya, hal ini perlu dilakukan karena mengingat kemacetan di kawasan itu saat memasuki jam-jam padat seperti pagi dan pada sore hari.


"Jadi kita saling bantu untuk atasi kemacetan. Soal teknis pelebaran lajur nanti ada Dinas PU Bina Marga dan Pematusan. Sementara kami berupaya dengan rekayasa arus lalu lintas, tentunya nanti di bantu oleh kawan-kawan dari kepolisian, dan Linmas untuk mengurai kemacetan," pungkasnya.


Sementara itu, Sulastri, salah satu pengguna pengendara yang kerap melintas di kawasan itu berharap agar rekayasa lalin segera dilakukan. Agar kemacetan yang kerap terjadi bisa terurai.



“Kalau jalannya lancar khan enak. Kalo selama ini memang kerap macet,” katanya.  (gin/rud)

Editor : Administrator