SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya telah melakukan berbagai upaya untuk terus berinovasi. Salah satunya adalah penghematan energi listrik, dengan menggunakan solar cell, pemkot dapat menghemat biaya anggaran pengeluaran untuk kebutuhan listrik sehari-hari.
Inovasi ini sudah diterapkan sejak tahun 2018 lalu, tampak di beberapa jalan protokol Kota Surabaya banyak penerangan jalan umum (PJU) dan traffic light sudah diganti dengan energi solar cell.
Kepala Bagian Humas Pemkot Surabaya, M. Fikser menjelaskan, penggunaan solar cell tidak hanya digunakan pada PJU dan traffic light saja. Tetapi di gedung pemerintahan dan rumah pompa sudah memanfaatkan energi tersebut.
“Jadi manfaatnya sangat luar biasa. Sangat bermanfaat mengurangi penggunaan listrik PLN. Karena selain hemat juga mengurangi pengeluaran anggaran Pemkot. Anggarannya juga bisa digunakan untuk pembangunan yang lain,” kata Fikser kepada Radar Surabaya, Minggu (13/1).
Selain mengurangi pengeluaran anggaran, manfaat yang kedua adalah dilihat dari segi urgensinya. Fikser menjelaskan, di musim penghujan bisanya terjadi hal yang tidak terduga seperti adanya pengaruh bencana alam. Meskipun saluran energi listrik mati karena hal tak terduga, dengan solar cell kebutuhan listrik masih tersedia.
Ia menjelaskan, beberapa gedung seperti kantor Wali Kota, kantor Satpol PP, kantor Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang (DPRKP CKTR), gedung Inspektorat, selain itu juga ada di 58 unit rumah pompa yang tersebar di Kota Surabaya sudah menggunakan solar cell. “Memang saat ini belum semua gedung pemerintahan terpasang solar cell. Kemungkinan akan terus kami tambah solar cell-nya,” urainya.
Secara kesuluruhan pemasangan solar cell di rumah pompa sudah terpasang. Karena di musim hujan yang kerap menyebabkan lampu mati, dapat menghambat kerja petugas untuk membersihkan sampah yang menyumbat sungai. Ia menambahkan, jika saat listrik keadaan mati tidak perlu lagi menggunakan sumber daya listrik genset.
“Kalau petugas rumah pompa tidak ada listrik akan tidak maksimal kerjanya, terlebih genset juga kurang ramah lingkungan. Ke depannya kami akan tambah lagi solar cell di beberapa gedung pemerintahan lainnya,” tandasnya. (gin/nur)
Editor : Administrator