Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

BMKG Imbau Nelayan Waspada Gelombang Tinggi

Administrator • Sabtu, 29 Desember 2018 | 19:43 WIB
BMKG Imbau Nelayan Waspada Gelombang Tinggi
BMKG Imbau Nelayan Waspada Gelombang Tinggi


SURABAYA - Badan Meteorologi  Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan imbauan kepada para nelayan untuk lebih waspada ketika melaut. Pasalnya gelombang laut di perairan Jawa Timur dan sekitarnya dalam sepekan terakhir akan mengalami kenaikan gelombang mencapai 2,5 meter ditambah dengan angin dan petir.


Terhitung prakiraan cuaca yang akan terjadi sejak tanggal 29 Desember 2018 hingga 2 Januari 2019 tersebut masih didominasi dengan cuaca ekstrim. Kondisi ini diprediksi melanda sebagian wilayah di perairan Indonesia akhir-akhir ini tak terkecuali di perairan Jatim.


“Gelombang setinggi 2,5 meter berbahaya bagi nelayan yang hendak menangkap ikan dengan armada tradisional,” kata Kepala Kelompok Forecaster BMKG Maritim Perak ll , Ari Widjajanto, kepada Radar Surabaya, Jumat (28/12).


Armada tradisional berupa perahu berlambung besar dinilai tidak kuat menahan gempuran ombak setinggi 2,5 hingga 3 meter dan dapat berakibat fatal bagi para nelayan. Karena itu, para nelayan diminta tidak memaksakan diri melaut bila hanya dengan mengandalkan armada tradisional.


Menurut data dari BMKG dalam sepekan terakhir cuaca hujan dengan intensitas ringan hingga lebat berpotensi terjadi di sebagian besar wilayah perairan Jatim. Juga ditambah dengan kondisi angin dominan dari Barat Daya – Barat Laut, kecepatan angin maksimum di laut Jawa sebesar  25 knot (46km/jam) dan tinggi gelombang di laut Jawa bagian timur antara 1,3 hingga 2,5 meter, di selat Madura antara 0,3 hingga 0,5 meter.


Fenomena gelombang tinggi ini dipicu oleh adanya lapisan udara yang terjadi di atas laut Jawa bagian Timur dan ditambah dengan adanya daerah pertemuan angin yang bertiup terus menerus di laut Jawa. Hal itu menyebabkan cuaca buruk di beberapa daerah di Jatim serta adanya tambahan energi dari gelombang tinggi yang terjadi di laut Cina selatan.


“Dianjurkan bagi semua pihak khususnya para nelayan yang akan beraktifitas di sekitaran kawasan pantai untuk selalu mengupdate info cuaca dari BMKG,” pungkas Ari. (aji/nug)

Editor : Administrator
#musim hujan