Menyambut Internasional United Cities and Local Governmentz Asia-Pacific (UCLG ASPAC) ke -7, beberapa lokasi di pinggiran ruas jalan di Surabaya dihiasi oleh pot bunga beragam warna. Ribuan pot tersebut menghiasi sepanjang pinggir jalan yang akan dilalui konferensi Internasional tersebut.
Ginanjar Elyas Saputra/Radar Surabaya
Pemandangan yang membuat Surabaya makin indah itu selain menampilkan pot beragam warna juga terdapat beberapa jenis tanaman bunga. Diantaranya ada lima jenis tanaman berbunga.
Kabid Ruang Terbuka Hijau (RTH), Hendrik mengatakan, tidak hanya dengan lampu-lampu yang mengiasi kota saja, tetapi juga ada bunga yang di pajang di sepanjang jalan protokol.
“Jadi ini perintah dari Bu Wali Tri Rismaharini, karena untuk memperindah kota. Tidak cuma hiasan lampu saja yang dipasang. Totalnya ribuan pot dan bunga,” kata Hendrik, Selasa (11/9).
Selain itu juga ada berbagai variasi pot yang digunakan untuk memperindah. Diantaranya ada pot gantung, pot daur ulang dari drum bekas, dan ada juga pot yang ditempel di pagar trotoar jalan.
“Potnya sudah sejak satu Minggu lalu kami rencanakan untuk di pajang di Jalan Wonokromo,” tambah Hendrik.
Pemasangan pot warna warni juga dipasang di depan Monumen Kapal Selam (Monkasel) sepanjang pagar jalan depan Grand City Mall. Dengan adanya beberapa pot yang mengiasi sepanjang jalan protokol itu, membuat pemandangan semakin indah dan nyaman.
Salah satu mata pengendara Andrianto, warga Tambak Sari yang sempat melintas depan Grand City Mall mengaku takjub dengan pemandangan tersebut.
“Sepertinya Surabaya saat ini semakin asri. Kalau semakin banyak tanamannya gini kan juga bisa mengurangi stress di jalan,” katanya.
Ia berharap dengan adanya hiasan bunga tersebut tidak hanya sekali ini saja. Tetapi juga harus dilakukan secara berkala agar suasana Kota Surabaya tetap terlihat adem dan nyaman bagi pengendara yang melintas. (*/rud)
Editor : Administrator