SURABAYA - DPRD Jatim mendesak Gubernur Jatim agar segera mengisi kepala organisasi perangkat daerah (OPD) yang masih kosong. Sehingga jalannya pemerintahan bisa optimal.
“Sampai saat ini ada sejumlah OPD yang kosong belum terisi. Adapun beberapa OPD yang strategis seperti Disperindag yang hingga kini belum terisi. Ini mempengaruhi kinerja, sehingga tidak optimal menghadapi sejumlah bahan makanan pokok yang cenderung mengalami kenaikan,” ujar Wakil Ketua Komisi A DPRD Jatim, Muzammil, Jumat (25/5).
Oleh karenanya, politisi Nasdem tersebut mendesak gubernur segera mengangkat sejumlah pejabat guna mengisi sejumlah kursi yang kosong. Dengan begitu, kinerja OPD di lingkup Pemprov Jatim bisa optimal. “Jangan sampai kekosongan kursi OPD dilingkup Pemprov Jatim dibiarkan berlarut-larut dan mengganggu kinerja Pemprov Jatim sendiri,” ungkapnya.
Menurutnya, adanya pelaksana tugas (plt), membuat yang bersangkutan tidak boleh membuat keputusan strategis. Hal tersebut tentunya berpengaruh kepada kinerja di lapangan berjalan tersendat-sendat. Dan ini akan mempengaruhi performance Pemprov Jatim di mata masyarakat.
Terpisah, Gubernur Jatim Soekarwo mengaku, saat ini pihaknya telah membentuk panitia seleksi (pansel) untuk menyeleksi nama-nama pejabat di lingkungan pemprov yang selama ini kosong. Berbeda dengan sebelumnya, yang merupakan hak prerogratif gubernur. Pengisi posisi kepala OPD kali ini harus melewati seleksi. “Tidak seperti dulu, sekarang ada proses yang kemudian di pansel. Terus saya minta buat paper seperti apa setiap calon presentase paper seperti apa,” kata Pakde Karwo, sapaan karibnya.
Editor : Administrator