SURABAYA – Banyak cara untuk memperkenalkan masakan kepada orang lain, terutama orang asing. Seperti yang dilakukan oleh Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga (FEB Unair) ini. Mereka mengajak mahasiswa Lincoln University New Zealand memasak menu makanan Surabaya di The Sages Institute Culinary Surabaya, Senin (8/1).
Tak hanya membuat penasaran tapi juga membuat suasana semakin meriah. Sebab, para mahasiswa ini baru kali ini memasak sendiri menu Indonesia, terutama makanan Surabaya. Salah satunya yakni Loren Blakeley, dirinya terlihat kaku saat menggoreng, memotong atau membungkus menggunakan daun pisang.
“Tapi tak masalah, yang penting bisa belajar dan menambah pengetahuan,” ujarnya yang memasak didampingi Aninda Amrilia.
Loren mengaku senang bisa memasak nasi goreng. “Ini nasi goreng pertama yang saya buat sendiri. Rasanya? Sebentar! Wow enak sekali,” aku Loren sambil mencicipi nasi goreng buatannya.
Sebelum memulai memasak, 16 mahasiswa Fakultas Agribusiness and Commerce ini mendapatkan pengarahan dan pengenalan bahan oleh chef instructor Achmad Taufiq. Seperti bawang merah, daun kemangi, dan kangkung. Dalam kesempatan kali ini, chef Taufiq mengajarkan bagaimana memasakah pepes ikan dori, nasi goreng kemangi, cah kangkung, dan sambal bawang. Agar tidak keliru, para peserta diberi daftar cara memasak.
Sementara itu, ketua panitia dari FEB Unair Tika Widiastuti menjelaskan, mahasiswa dari New Zealand ini merupakan peserta Summer Program yang diselenggarakan oleh Unair bersama Lincoln University New Zealand. “Ini merupakan program tahunan. Kami mengundang mereka untuk berkunjung ke Unair dan belajar tentang sosial dan ekonomi di sini,” terang Tika. (ang/nur)