Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Kebakaran Dimana-mana, Perlu Mapping Daerah Rawan

Administrator • Senin, 6 November 2017 | 19:04 WIB
Kebakaran Dimana-mana, Perlu Mapping Daerah Rawan
Kebakaran Dimana-mana, Perlu Mapping Daerah Rawan

SURABAYA-Melihat pada akhir-akhir ini rentan terjadi kebakaran di Kota Surabaya, anggota Komisi D DPRD Kota Surabaya, Reni Astuti meminta pemerintah kota (pemkot) untuk memetakan perkampungan yang dinilai rawan terjadi kebakaran. Terutama perkampungan yang jumlah penduduknya padat. 


Menurut Reni Astuti, pemkot harus sering melakukan edukasi bahaya dan penanganan sementara terjadi kebakaran. Pendidikan semacam itu perlu digalakkan supaya masyarakat tahu langkah yang perlu dilakukan jiwa sewaktu-waktu ada kebakaran di kawasan permukiman.


“Dari beberapa kejadian perlu ada mapping (pemetaan) pemukiman rawan. Edukasi terhadap warga perlu juga dilakukan terkait upaya pencegahan,” ujarnya.


Selain itu, politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini mengusulkan, agar Pemkot Surabaya mengupayakan tempat penampungan di rumah susun (rusun) untuk para korban kebakaran. Misalnya di RT 01 dan 03 RW 02 Kelurahan Jambangan yang baru dikunjunginya. “Para korban kehilangan tempat tinggal,” ujar Reni.


Ia meminta Dinas Tanah dan Bangunan Kota Surabaya secepatnya mengecek kembali unit Rusun Jambangan. Bila ada yang masih kosong bisa diprioritaskan untuk menampung para korban yang rumahnya terbakar. 


Reni menambahkan, pascabencana kebakaran ini, kebutuhan primer harus tetap diutamakan. Terlebih, korban kebakaran tersebut merupakan warga Kota Surabaya. Seperti diberitakan, peristiwa kebakaran terjadi pada Selasa (31/10) pagi. Api membakar habis sebuah bengkel milik Sunarji. Tak hanya itu, api juga merembet ke tujuh rumah kos milik Suhab, gudang spare part milik Apen dan rumah milik Mikan yang berada di samping bengkel. 


Akibat kebakaran ini, Sunarji yang tinggal di Jalan Jambangan Gang 3 D nomor 6, tewas di dalam bengkel karena terjebak kobaran api. Informasinya, saat itu korban menambal ban sepeda motor di bengkel. Tiba-tiba spiritus tumpah dan menimbulkan kebakaran hebat.

Editor : Administrator
#dprd surabaya