SURABAYA – Sajian musik beberapa genre yang mengkombinasikan humor satir dan diiringi dengan sebuah pertunjukan ala kabaret yang teatrikal. Itulah yang ditawarkan oleh Mac Abbe & Le Zombi Orchestra (MAZO) di khazanah musik Prancis.
Grup music asal Sain Entienne-Prancis tersebut, untuk pertama kalinya hadir di Surabaya dalam rangka memeriahkan 4th Anniversary of Ciputra Hall. Bekerja sama dengan Institut Francais Indonesia (IFI), mereka akan menyajikan penampilan musik yang unik dan segar, hari ini (1/11) di Ciputra Hall Surabaya.
Julien Regnault selaku vokalis MAZO mengungkapkan, dirinya mengapresiasi sambutan dan antusiasme dari masyarakat Indonesia, khususnya di Surabaya.“Ini pertama kalinya kami menampilkan konser di Asia. Kami senang melihat respon masyarakat yang sangat antusias. Meskipun lirik lagunya dalam Bahasa Prancis, penonton terlihat sangat menikmati sajian musik sekaligus aksi teatrikal kami,” ungkap Julian saat konferensi pers, Selasa (31/10).
Dalam konser yang berlangsung selam 1,5 jam itu, MAZO akan menampilkan 17 judul lagu yang terdiri dari berbagai perpaduan jenis music, seperti swing, chanson, rockabilly, jazz hingga klasik. Menariknya, grup musik yang lahir sejak tahun 2009 tersebut akan tampil dalam konstum yang eksentrik.
“Setiap konser, kami tampil sebagai sosok zombie dengan karakter yang berbeda-beda. Dari musik dan aksi teatrikal itulah kami dapat menyampaikan sindiran yang umumnya dianggap tabu dalam masyarakat,” tutur pria yang berperan sebagai Mac Abbe tersebut.
Selain Julian si vokalis, pengarang lagu sekaligus double bass, MOZA terdiri dari lima personil lain, yakni Clement Vincen (gitaris) sebagai Gomes, Quentin Delaplace (keyboardis) sebagai Herbert Von Botrytis, Alexandre Vincent (drummer) sebagai Franki, Xavier Boutin (saksofon) sebagai Igor dan Louis Paris (trombon) sebagai Trevor.
Editor : Administrator