Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Mangkrak 2 Tahun, Lubang di Jalan Manunggal Kebonsari Ditambal

Administrator • Selasa, 31 Oktober 2017 | 02:55 WIB
Mangkrak 2 Tahun, Lubang di Jalan Manunggal Kebonsari Ditambal
Mangkrak 2 Tahun, Lubang di Jalan Manunggal Kebonsari Ditambal

SURABAYA – Setelah menunggu dua tahun lamanya, akhirnya lubang menganga di Jalan Manunggal Kebonsari yang lokasi berdekatan dengan rumah pompa tersebut diperbaiki. Alat berat sudah didatangkan sejak Rabu (25/10) lalu oleh Dinas Pekerjaan Umum  Bina Marga dan Pematusan (DPUBMP) Kota Surabaya. 


Kepala DPUBMP Kota Surabaya Erna Purnawati mengungkapkan, terlambatnya perbaikan tersebut karena tidak ada pelaksana yang mau memperbaiki kerusakan tersebut. “Sudah dua kali  dilelang tapi tidak ada yang mau. Baru sekarang kami bisa memperbaikinya,” kata Erna, Senin (30/10). 


Erna mengatakan, bukan hanya dinding sungai yang longsor dan jalan yang amblas saja yang diperbaiki, tapi gorong gorong juga akan dibuat. Saluran air ini melintas dari Jalan Kebonsari Tengah ke arah sungai. Disinggung soal anggaran perbaikan jalan dan sungai ini, Erna belum bisa menjawab. “Wah, saya lupa. Datanya ada di kantor,” ucap Erna. 


Erna berharap perbaikan ini bisa diselesaikan Desember mendatang. Dari pantauan di lapangan, petugas sudah mulai menancapkan beton untuk menahan sisi sungai dan mengisi lubang di tepi sungai menggunakan tanah yang dikemas dalam karung plastik. Untuk itu, selama perbaikan, Jalan Manunggal Kebonsari mulai dari SPBU sampai ke timur, tepatnya diperempatan Kebonsari ditutup bagi pengguna jalan.


Perbaikan jalan ini juga menjadi tontotan bagi warga sekitar. Sutikno, 60, warga Jalan Kebonsari III/Kali mengatakan, dirinya senang akhirnya pemerintah memperbaiki sungai dan jalan Manunggal Kebonsari. Diungkakpan Sutikno, proses pembuatan dinding sungai oleh pemborong sekitar tiga tahun yang lalu kurang bagus. Tanah yang berada dibawah jalan banyak yang tersedot ketika ada pengurasan air sungai. 


“Tanahnya ikut air karena tidak dilapisi dengan bagus. Jalannya jadi retak dan lubangnya lebar sejak sekitar dua tahun yang lalu,” ungkap Sutikno. 


Retakan di Jalan Manunggal Kebonsari memang cukup membahayakan bagi pengguna jalan. “Untung saja selama ini tidak ada korban yang terperosok. Kalau ada mobil yang celaka, bisa macet jalan di sini,” tutur Sutikno. 


Retakan tersebut memanjang dari barat ke timur mendekati perempatan jalan. Lebarnya bervariasi, antara 10 sentimeter sampai satu meter. Kedalaman lubang tersebut mencapai satu meter. Selama menunggu perbaikan, lubang ini hanya diberi tali plastik berwarna hitam kuning dan papan peringatan milik DPUBMP Kota Surabaya. Begitu lamanya tak segera diperbaiki, pohon jagung sempat tumbuh di lubang ini. 


Editor : Administrator
#perbaikan jalan