SURABAYA - Komisi C DPRD Kota Surabaya mengawal perubahan desain Hotel Amaris di Jalan Taman Apsari yang menghadap langsung ke Gedung Negara Grahadi. Keberadaan hotel tersebut yang bebas diakses publik bisa menjadi lokasi yang paling strategis bagi pengguna jasanya karena berada di pusat kota. Namun di sisi lain, hotel ini bisa juga menjadi sebuah ancaman soal keamanan karena kegiatan di gedung Negara Grahadi bisa terlihat jelas dari berbagai sudut hotel, apalagi di posisi lantai atas.
Ketua Komisi C DPRD Surabaya Syaifuddin Zuhri mengatakan, pihaknya sudah menggelar rapat dengar pendapat dengan manajemen hotel dan Pemkot Surabaya membicarakan perubahan desain Hotel Amaris. Perubahan desain sesuai usulan Komisi C itu sudah dijanjikan pihak manajemen hotel.
"Kami minta desainnya diubah untuk menyesuaikan kondisi yang ada di sekitarnya. Pihak manajemen sudah menyetujuinya. Tapi kami akan kawal terus perubahan desain itu," kata Syaifuddin kepada wartawan, Kamis (20/7).
Sebagai salah bangunan pencakar langit yang berada di pusat kota, sebut Syaifuddin, bangunan hotel harus disesuaikan dengan kondisi yang ada di sekitarnya. Salah satunya gedung Grahadi yang berada di sebelah utara hotel. Seperti diketahui, lokasi hotel berlantai 16 plus dua basement ini berada tepat di depan Gedung Negara Grahadi Jalan Gubernur Suryo, yang diketahui tidak pernah sepi dari kegiatan pemerintahan.
Menurut Ipuk, sapaan Syaifuddin Zuhri, sesuai rencana awal seluruh bangunan akan ditutup oleh kaca. "Tapi kami minta agar kaca itu diganti dengan blocking atau ditutup saja," ujarnya.
Perubahan desain hotel juga diharapkan mampu memberikan kenyamanan dan keamanan bagi pengunjung. Dia juga menyarankan agar material blocking atau penutup yang digunakan merupakan bahan pilihan.
Sementara itu, Manager Hotel Amaris Syukur sebelumnya mengaku tidak mempermasalahkan usulan dari anggota Komisi C DPRD Surabaya tersebut. Syukur menegaskan akan memenuhi rekomendasi itu. "Tidak masalah kita akan memenuhinya saran dari dewan," terangnya.
Dia menegaskan, rencana perubahan desain hotel akan dilakukan secepatnya. Tujuannya agar proses pembangunan hotel selesai sesuai dengan waktu yang ditentukan. "Sebelumnya hanya kaca yang tidak bisa dibuka. Nanti kami segera mengubahnya," tegas Syukur.
Editor : Administrator