SIDOARJO – Suasana tegang proses evakuasi santri korban musala Al Khoziny, Sidoarjo, Kamis (2/10) sore, mendadak berubah jadi tontonan kocak. Semua gara-gara satu ponsel warga yang jatuh ke sungai saat pemiliknya sibuk mengabadikan momen evakuasi santri.
Video insiden ini diunggah akun Instagram Sorot Sidoarjo dengan caption “Job tambahan damkar, terjun sungai ambil HP penonton yang melihat proses evakuasi Al Khoziny. Membuat suasana genting semakin genting.”
Awalnya, warga berkerumun menyaksikan tim Damkar yang sudah beberapa hari berjibaku mencari santri tertimbun reruntuhan. Di tengah keseriusan itu, seorang penonton panik karena ponselnya tercebur ke sungai. Tanpa pikir panjang, penonton tersebut ikut menceburkan diri demi menyelamatkan gadget kesayangannya.
Melihat hal itu, dua personel Damkar refleks ikut terjun ke sungai sedalam 1,5 meter. Tapi bukan untuk mencari korban jiwa melainkan korban HP.
Momen tersebut makin pecah ketika terdengar suara seorang ibu dari kerumunan berseloroh dalam bahasa Jawa
“Laiyo kok onok-onok ae…” (Lha iya kok ada-ada saja).
Komentar receh itu sukses bikin suasana genting seketika jadi lebih cair. Warga yang semula menyaksikan proses evakuasi santri malah sibuk merekam momen petugas damkar nyelam dadakan.
Belum dipastikan apakah ponsel berhasil ditemukan atau tidak. Namun yang jelas, video ini langsung viral dan dibanjiri komentar kocak warganet. Ada yang menyebut, Damkar serba bisa, dari padamkan api sampai jadi tim SAR gadget.
Editor : M Firman Syah