RADAR SURABAYA - Kisah ini bermula dari Donwori yang sudah lama tidak berkumpul dengan teman-temannya. Sejak menikah dengan Karin, 29, dan Donwori, 33, hubungan dengan teman-temannya pun terputus.
Merasa rindu untuk berkumpul bersama teman-temannya, Donwori pun mencari informasi melalui media sosial (medsos), khususnya Facebook. Namun, alih-alih mencari teman lama, Donwori justru berkenalan dengan seorang perempuan bernama Sephia.
"Donwori awalnya berniat mencari teman-temannya di medsos, tapi yang terjadi justru dia malah chat dengan Sephia," kata Karin saat memberikan kesaksian di Pengadilan Agama Surabaya.
Menurut Karin, setelah diselidiki, Donwori mengaku kepada Sephia bahwa ia masih single dan kemudian mereka bertukar nomor handphone (HP). Mereka pun mulai berkomunikasi melalui WhatsApp (WA), dan hubungan mereka berlanjut ke dunia nyata.
"Dari dunia maya, hubungan mereka berlanjut ke dunia nyata. Donwori dan Sephia sering bertemu dan berpacaran," tambah Karin.
Karin yang merasa cemas dan penasaran pun membuntuti mereka. Suatu ketika, Donwori dan Sephia bertemu di salah satu mal di Surabaya. Ketika mereka sedang makan dan asyik mengobrol, Karin mendekat dan langsung meminta Donwori untuk tidak menghubungi Sephia lagi.
Setelah pertemuan tersebut, Karin pulang ke rumah. Namun, Donwori mengejar Karin dan meminta maaf. Meski begitu, Karin tetap tidak bisa memaafkan Donwori dan memutuskan untuk meminta cerai.
"Donwori sudah berbohong. Dia bilang ingin mencari sahabat atau teman-temannya, tapi kenyataannya dia mencari perempuan lain untuk dijadikan pacar atau selingkuhan. Jadi, saya tidak mau bertemu dengan Donwori dan meminta cerai," ujar Karin. (*)