Ini pesan untuk para pengusaha yang waktunya habis untuk ngurusi bisnis hingga melupakan istri. Mulai sekarang, spend waktu untuk pasangan, sesibuk apa pun Anda.
TIM Wartawan Radar Surabaya
Donwori, 39, tidak menyangka kalau Karin, istrinya, 25, benar-benar jenis perempuan tegaan.
Tega mengkhianati kerja keras Donwori cari duit, siang malam. “Ibarat kata, kepala jadi kaki dan kaki jadi kepala,” kata Donwori.
Pengusaha sound system ini bercerita, selama ini hubungan pernikahannya dengan Karin yang berjalan hampir dua tahun, bisa dibilang baik-baik saja.
Keadaan baik mulai berubah ketika Karin tepergok liburan ke Lombok bersama Donjuan, 30.
Belakangan diketahui Donwori jika Donjuan adalah simpanan Karin.
“Selama menikah, Karin ternyata memiliki simpanan juga,” lanjutnya.
Rupanya, pernikahan itu dimanfaatkan oleh Karin agar dia bisa bersenang-senang bersama Donjuan untuk plesiran ke sejumlah tempat.
Caranya, setiap akan jalan-jalan, ia minta sangu kepada Donwori.
“Aku dibujuki tibake, wes-wes apes. Malah enak-enakan ambek lanangan liyo, karepe dewe,” ungkap pria kelahiran Tangerang itu .
Selain minta uang sebelum plesiran ke sejumlah kota, Karin juga sempat nodong dibelikan unit apartemen.
Ya jelas, alasannya untuk digunakan sendiri. Namun kenyataannya, setelah dibelikan apartemen, eh malah disalahgunakan.
Apartemen itu ternyata untuk tinggal Donjuan. “Pas beli apartemen itu, Karin minta pakai atas namanya sendiri. Mungkin salah saya terlalu menuruti kemauannya,” ungkapnya.
Donwori tak mempermasalahkan harta yang telah diberikan kepada Karin.
Yang membuat Donwori kesal adalah karena telah dikhianati oleh orang yang disayang dan dipercaya selama ini. Ternyata Karin mblenjani janji.
Setelah mengetahui kelakuan asli istrinya seperti itu, Donwori memutuskan untuk mengurusnya ke meja hijau Pengadilan Agama (PA) Kelas 1A Surabaya atas keputusan bersama.
“Lebih baik diakhiri saja, karena ini sudah tidak sehat lagi. Selain itu juga akan membuat tambah panjang permasalahan,” tandasnya. (*/opi)
Editor : Nofilawati Anisa