Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Jatah Bulanan selalu Berlebihan, Istri Pilih Buka Bisnis Jasa Rentenir, Tetangga Sendiri yang Jadi Korban

Nofilawati Anisa • Selasa, 6 Agustus 2024 | 14:16 WIB
ILUSTRATOR JUJUK SUWANDONO
ILUSTRATOR JUJUK SUWANDONO

Bagi orang kemaruk, punya harta berapa pun banyaknya, pasti tetap kurang. Alhasil segala cara pun dilakukan, termasuk perbuatan haram.

TIM Wartawan Radar Surabaya

Harusnya Karin, 37, bangga punya suami macam Donwori, 40.

Sudah alim, ganteng, sayang anak, pinter cari duit lagi. Namun sepertinya, harta sudah membutakan akal sehat Karin.

Karena dilarang suami main uang haram, Karin menantang cerai.

Ceritanya, Donwori tergolong pria yang sukses berwira usaha.

Bisnis rental mobilnya tumbuh pesat dengan profit yang lumayan. Kelancaran bisnis Donwori ini jelas berimbas ke Karin.

Karin dapat jatah bulanan berlebih-lebih. Jatah sebulan bisa di atas dua digit.

“Mau beli apa pun bisa. Wong kalau habis, saya juga kasih lagi,” sambungnya.

Tapi rupanya kemewahan dari Donwori masih dirasa kurang oleh Karin.

Tanpa sepengetahuan suaminya, Karin nekat menjadi rentenir.

Tentu saja modalnya dari uang jatah bulanan yang didapat dari Donwori.

Di awal, Donwori tak pernah tahu investasi haram yang dilakukan istrinya itu.

Donwori baru tahu bisnis istrinya ini lewat tetangga yang melapor kepadanya.

Setelah ditelusuri, Donwori baru tahu kalau sudah puluhan juta uangnya habis diputar istri untuk bisnis rentenir.

“Sejak awal tak tanya, apakah menggandakan uang, Karin nggak pernah ngaku,” cerita Dobwori saat berada di ruang tunggu Pengadilan Agama (PA) Kelas 1A Surabaya.

Donwori paham betul kalau Karin sedang berbohong pasti gelagatnya terlihat.

Akhirnya ia terus-terusan mendesak. Hingga akhirnya Karin mengaku.

Namun bukannya merasa bersalah, Karin malah mengiyakan dengan bangga.

Bahkan Karin meminta Donwori untuk menagih uang pada tetangganya dengan jumlah yang lumayan.

“Lha katanya uangku di dia sampai Rp 30 juta. Astaga, kok sebanyak itu. Aku gak pernah tahu,” heran Donwori.

Lalu dengan entengnya, Karin menimpali, sebenarnya, uang yang dipinjamkan hanya separuhnya.

Namun gara-gara utang itu tak segera dibayar, Karin memberikan bunga tinggi.

Hingga jadilah sampai pada nominal tersebut. Itu baru satu orang, belum lagi ke tetangga yang lain.

Tak terima istrinya melakukan pekerjaan haram, tentu saja Donwori memarahi Karin.

Ia bahkan sempat mengancam Karin untuk bercerai kalau-kalau istrinya ini menolak berhenti dari bisnis haram ini.

Namun bukannya berhenti. Di mulut sih berjanji, tapi di belakang, Karin tetap menjalankan bisnis haram itu diam-diam.

Jengkel dengan kelakuan istri, Donwori pun menalak Karin. “Rezeki gak akan berkah kalau dapetnya dari cara yang gak halal,” ingatnya. (*/opi)

Editor : Nofilawati Anisa
#perceraian #Sephia #Donjuan #perbuatan haram #Rentenir #Balada Rumah Tangga #Donwori #Karin #PA Kelas IA Surabaya