Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Bahagianya Karin, Utangnya Lunas dan Masa Depan Terjamin setelah Mau Jadi Istri Ketiga

Nofilawati Anisa • Kamis, 22 Februari 2024 | 23:28 WIB
Ilustrasi iso ae: Jujuk Suwandono
Ilustrasi iso ae: Jujuk Suwandono

Banyak perempuan memilih menjadi istri yang setia. Tapi, tak sedikit pula perempuan nggak kuat derajat karena diiming-imingi harta oleh pria beristri.

TIM Wartawan Radar Surabaya

Awalnya niat Karin, 39, mendekati Donjuan, 46, adalah agar rentenir itu memberi tenggat waktu jatuh tempo utang-utangnya.

“Utang kami tidak sedikit, Mbak. Hampir seratus jutaan. Padahal awalnya dulu cuma sepuluh juta. Makin hari makin besar karena kami jarang nyicil, sementara bunga terus bertambah,” curhat Karin usai mendaftarkan gugatan cerainya di Pengadilan Agama (PA) Kelas IA Surabaya, sepekan lalu.

Selanjutnya, rupanya pedekate Karin overdosis sampai Donjuan merasa krenyeng-krenyeng. Akhirnya terjadilah serangan balik. Kini giliran Donjuan yang merayu Karin agar bisa bebas dari jerat utang.

Syaratnya ringan, gurih, dan bisa bikin gringgingen sekujur tubuh. Yaitu, Karin harus menemani Donjuan keluar kota. Hanya sebentar, 1x24 jam. 

Karin sempat risih. Tapi karena ia teringat utangnya yang Rp 100 juta itu, rasa risih itu ia buang jauh-jauh. “Cuman nemenin sehari tok utang lunas, tak pikir bukan hal yang berat,” sambungnya.

Akhirnya Karin pun mengabulkan syarat yang disampaikan Donjuan.

Di tanggal yang telah disepakati, Karin benar-benar berangkat menemani Donjuan ke Pasuruan.

Mereka benra-benar hanya berdua. Donjuan yang nyetir, Karin yang jadi navigatornya. “Aku nggak bilang ke suami mau pergi dengan Mas Juan. Aku cuman izin ke Pasuruan, gitu aja,” ungkap Karin, enteng.

Nah, sejak itulah hidup Karin berubah 360 derajat. Menjadi periang dan hobi keluar rumah.

Bahkan secara fisik, perubahan Karin juga sangat drastis. Karin menjadi semakian cantik, dan terlihat kalau tubuhnya kini seperti wanita-wanita yang menjalani perawatan. Mulus, putih, bersih dan glowing.

Baca Juga: Suami Keranjingan Miras, Keperkasaan Tumpas, Nafkah Lahir Batin Amblas

Rupanya, setelah sehari di Pasuruan dengan Donjuan, semua kebutuhannya terpenuhi.

Tidak hanya cukup malah, tapi berlebih. ’’Saya dibelikan perhiasan, sepeda motor, dan baju bagus. Saya juga dijanjikan akan dibelikan mobil mentereng asal mau dikawini dia,’’ ujarnya.

Karin pun kemudian bersedia dinikahi walau tahu Donjuan sudah mengoleksi dua istri.

“Saya sudah minta talak sama Mas Wori, tapi tidak dipenuhi. Makanya saya ke sini untuk mendaftarkan gugatan cerai secara resmi,’’ imbuhnya sambil tersenyum genit. 

Menurut Karin, Donwori menolak cerai karena anak mereka sudah dua dan masih kecil-kecil. Namun, fakta ini tidak menyurutkan niat Karin untuk bersimbiosis mutualisme dengan Donjuan.

Apalagi lelaki tersebut berjanji, jika Karin mau menikah dan menjadi istri ketiganya, semua utangnya dan keluarganya dianggap lunas dan pendidikan anak-anaknya akan dijamin hingga dapat kerja. 

“Sebenarnya sama-sama enak, Mbak. Mas Wori bebas dari utang dan saya bebas dari kemelaratan. Toh anak-anak juga terjamin hingga dapat kerja,”’ tandasnya.

Karin pun mengaku sudah mengonsolidasikan masalah ini dengan kedua anaknya. Anaknya yang SMP awalnya menolak, tapi akhirnya setuju.

“Sudah, mereka semua sudah setuju. Ya memang harus setuju, wong memperbaiki nasib kok. Kalau memang nggak setuju, mereka boleh memilih: ikut saya atau ikut bapaknya,” pungkasnya.  (*/opi)

Editor : Jay Wijayanto
#iso ae #Donjuan #Donwori #Karin