Warisan memang masalah sensitif dalam rumah tangga. Banyak rumah tangga yang buyar gara-gara warisan.
TIM Wartawan Radar Surabaya
Rumah tangga Donwori, 33, rupanya cukup pelik. Sebab, istrinya, Karin, 30, ternyata wanita mata duitan.
Pria berdarah Madura tersebut baru menyadari setelah hampir enam tahun menikah dengan Karin.
Hal tersebut bermula saat Karin kerap menanyakan pembagian warisan orang tua Donwori.
Maklum, ayah Donwori adalah saudagar kaya. Punya banyak kos-kosan di beberapa wilayah di Surabaya.
"Kebetulan kan ayah bisa dianggap orang punya lah. Usaha kos-kosannya banyak. Nah, istri itu mulai lirik-lirik warisan," kata Donwori.
Usut diusut, Karin ternyata memang mengincar Donwori sejak awal untuk jadi suaminya. Gara-garanya ingin menguasai warisan ayah Donwori.
Donwori bercerita, awal mula bertemu Karin saat perempuan asli Lamongan itu masih kos di salah satu kosan milik mertuanya.
Saat itu, Donwori yang diminta untuk memantau kosan bertemu Karin. "Awalnya kan nagih uang kos. Kan ketemu tuh sama dia. Kok ya cantik. Dia juga genit sama saya, ya enggak tau akhirnya dia langsung mau nikah sama saya," ujarnya.
Rupanya, Karin hanya tergiur dengan harta warisan keluarga Donwori. Donwori yang sudah mulai curiga berusaha ngulik-ngulik keinginan Karin menikah dengannya.
Secara tak sadar, Karin mengaku memilih Donwori karena orang kaya. Sontak hal itu pun membuat Donwori kesal.
Kerap marah-marah hingga bertengkar. Donwori mengaku bingung saat terus-terusan ditanya tentang warisan.
"Ini kalau sudah tanya-tanya warisan sudah enggak benar mas," ujarnya.
Puncaknya, Donwori pun menggugat cerai Karin. Katanya sudah enggak tahan punya istri yang mata duitan. Ia pun ke Pengadilan Agama (PA) Kelas 1A Surabaya dan mengajukan gugatan cerai.
"Untung Mas gugatannya sudah dikabulkan. Saya enggak menyangka ternyata Karin menikah dengan saya hanya demi harta. Untung belum punya anak," bebernya. (*/opi)
Editor : Jay Wijayanto