Jangan sekali-kali berjudi. Jika sudah ketagihan dan kalah taruhan, bisa-bisa banyak hutang. Kalau sudah banyak hutang, keluarga yang jadi taruhan.
TIM Wartawan Radar Surabaya
NASIB Karin, 28, sungguh malang. Punya suami, Donwori, 29, yang sukanya main judi, membuat Karin pusing tujuh keliling. Apalagi kalau sudah kalah taruhan. Karin juga yang harus menanggung imbasnya. Mulai tak dinafkahi hingga dikejar-kejar rentenir.
Wanita yang bekerja sebagai SPG tersebut bercerita, awal mula menikah dengan Donwori pada 2020 silam. Usai menikah, Karin dan Donwori tinggal bersama di Kenjeran.
Karin pun akhirnya gembira karena hamil dan melahirkan anak pertamanya. ”Sekarang anaknya sudah besar, Mas. Tapi ini masalahnya, rumah tangga saya kacau, Mas,” kata Karin mengawali curhatannya.
Karin mengaku, biduk rumah tangganya yang semula harmonis. Kini berjalan dengan penuh tangis. Apalagi kalau bukan karena ulah Donwori yang kerap berjudi.
Sebab sejak anak lahir, Donwori mulai kerap main judi. ”Wah suka menghambur-hamburkan uang. Suka judi lah. Saya tahu dari temannya sendiri yang cerita dan ngasih tahu kelakuan suami saya,” imbuhnya.
Sejak saat itu pula, rumah rangga Karin mulai goyah. Sejak 2023, Donwori sudah tak lagi memberi nafkah. Apalagi kalau karena judi online yang terus-terusan kalah. Seluruh perhiasan, termasuk seserahan, Karin lenyap dijual Donwori tanpa sepengetahuannya.
Tak hanya itu, Donwori kerap diteror sang penagih hutang. Imbasnya, Karin jadi ikut diminta membayar. Sontak saja keluarga Karin makin kacau. Merasa sudah tak ada jalan damai, Karin pun pergi ke Pengadilan Agama (PA) Kelas 1A Surabaya.
Karin pun akhirnya mengajukan gugatan cerai terhadap Donwori. ”Akhirnya lega juga Mas. Wes ora kuat mas urip karo wong lanang koyok ngene terus,” ungkapnya. (*/opi)
Editor : Jay Wijayanto