Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Tiap Malam Kelayapan Ternyata Kencan di Bar sama Mantan

Nofilawati Anisa • Selasa, 19 Desember 2023 | 13:04 WIB
Ilustrasi iso ae: Jujuk Suwandono.
Ilustrasi iso ae: Jujuk Suwandono.

Jangan pernah menyulut api jika tak ingin terbakar. Jangan pernah menyulut emosi jika tak ingin keluarga bubar.

TIM Wartawan Radar Surabaya

Hidup Karin, 34, berubah 180 derajat saat suaminya, Donwori, 34, mulai berubah sikap. Kerap selingkuh dengan wanita lain hingga lupa anak istri. Sontak saja, Karin kerap emosi hingga minta untuk pisah dan hidup sendiri-sendiri.

Wanita asal Lakarsantri itu bercerita, awal mula menikah, keluarganya baik-baik saja. Tak pernah ada masalah apalagi goyah. Hidup bahagia hingga dikaruniai satu anak perempuan. Terang saja Karin pun senang bukan kepalang.

"Saat itu ya merasa kalau hidup saya sudah bahagia dan sempurna saja. Apalagi sejak punya anak mas, senangnya bukan main lah pokoknya," kata Karin saat bercerita.

Namun, sejak anak menginjak usia enam bulan, Donwori justru mulai berubah haluan. Kerap pulang malam hingga terkadang juga tak pulang.

Sebagai istri yang butuh suami, Karin pun kerap mencari-cari. Sebab ada anak semata wayang yang butuh kasih sayang.

"Lah masak anak masih kecil sudah ditinggal kelayapan bapaknya. Ya harus di rumah dong, kan gantian jagain. Enggak bisa keluyuran seenaknya," bebernya. 

Karena kerap ditinggal kelayapan, Karin akhirnya ngajak keluarganya. Mencari keberadaan Donwori yang kerap menghilang tanpa kabar.

Rupanya, Donwori malah asyik-asyikan di bar. Ditemani wanita sambil mabuk-mabukan.

Kekesalan Karin memuncak saat tahu kalau wanita itu adalah Sephia. Tetangga kosnya dahulu sebelum pindah ke rumah orang tua karena Karin melahirkan.

Karin yang geram pun langsung melabrak Donwori yang sedang sempoyongan.

Namun bukannya meminta maaf, Donwori malah membela Sephia. "Masak saya yang disalahin karena marah-marah di bar. Malah belain selingkuhannya. Kakak saya sampai ribut-ribut itu Mas," bebernya.

Merasa sudah tak ada itikad baik, Karin memutuskan untuk pisah saja. Katanya sudah terlanjur emosi dan merasa tak dihargai sebagai istri. Pergi ke Pengadilan Agama (PA) Kelas 1A Surabaya untuk mengajukan gugatan.

"Yang membuat saya marah apa, mas? Katanya saya sudah sulit diajak kelonan karena sibuk sama anak. Lah kan memang anak masih kecil, masak mau dibiarin. Memang dia  udah enggak waras," pungkas Karin dengan ngegas. (*/opi)

Editor : Jay Wijayanto
#iso ae #Balada Rumah Tangga #Donwori #Karin