Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Suami Makin Greng jika Tetangga Jedak-jeduk Bertengkar

Jay Wijayanto • Senin, 18 September 2023 | 21:15 WIB
Ilustrasi iso ae: Jujuk Suwandono
Ilustrasi iso ae: Jujuk Suwandono

Donwori termasuk  pria yang anti mainstream. Pria 47 tahun ini punya support system yang nyeleneh ketika making love dengan istrinya.

TIM Wartawan Radar Surabaya

Meski sudah memiliki tanah dan rumah di Sidoarjo, Donwori bersikukuh tinggal di kawasan perkampungan padat Dupak, Surabaya. Alasannya, pria yang berprofesi sebagai pekerja proyek jalan ini telanjur nyaman hidup dalam suasana ramai, bahkan cenderung hingar bingar.

Istri, Karin, 45, baru menyadari bahwa suasana yang bingar tersebut dapat menaikkan libido Donwori. ’’Saya tahunya baru setahun terakhir ini,’’ kata Karin, yang menggugat cerai suaminya di Pengadilan Agama (PA) Kelas IA Surabaya pekan lalu.

Namun, ia tak menjelaskan apakah masalah ini yang melatarbelakangi gugatan cerainya.

Kepada Radar Surabaya, Karin mengaku baru mengetahui kelainan tersebut setelah 22 tahun menjadi teman tidur Donwori yang sah. Kebetulan, waktu itu ada tetangga di samping rumahnya bertengkar.

’’Kebetulan tetangga saya itu orang luar pulau. Kalau bertengkar, mereka sampai pukul-pukulan segala. Jedak-jeduk di tembok disertai suara krompyang-krompyang,’’ kata Karin.

Nah, seketika itu Donwori menarik Karin ke kamar untuk bersensor-sensor-sensor. Tidak hanya sekali itu, seingat Karin, setiap ada tetangga bertengkar, suaminya pasti mengajaknya masuk ruang sensor.

Tidak peduli Karin sedang mencuci, masak, atau nyapu, pokoknya pasti di-pause untuk sensor sejenak. Saat sedang pipis pun, Karin dipaksa secepatnya menyelesaikan hajat tadi dan segera ber-sensor ria.

Eloknya, semakin kencang suara pertengkaran itu, Donwori makin menggebu-gebu. ’’Saya ndak nyaman Mbak. Telinga saya panas, suami saya malah mengajak gitu,’’ kata Karin.

Sejak menikah, ia sebenarnya sudah curiga ada yang nggak beres pada Donwori. Tapi o’onnya, ia tak menyadari itu.

Donwori memilih hidup dengan keluarga Karin di Dupak yang ramai dan penuh sesak. Tawaran tinggal di rumah orang tua Donwori yang longgar dan sepi ditolak mentah-mentah.

Demikian pula ketika sudah memiliki rumah sendiri di Sidoarjo, Donwori tetap enggan pindah. Ada saja alasannya.

Padahal, rumah orang tua Karin dihuni empat kepala keluarga. Keluarga bapak dan ibu serta keluarga kakak dan adiknya. ’’Sebenarnya suami juga punya rumah warisan, tapi suami saya betah tinggal di sini (Dupak, Red),’’ kata ibu dua anak ini.

Meski tinggal seatap dengan empat kepala keluarga, Karin mengaku hubungan seksnya dengan Donwori lancar jaya. Apalagi ketika saudara atau orang tuanya bertengkar, Donwori makin rajin mengajak Karin masuk kamar tanpa malu.  

’’Ia keprucut. Katanya, ’Ayo masuk kamar mumpung ada yang tengkar. Cepetan aku nggak tahan nih.’ Kulihat matanya berbinar penuh nafsu. Ajakan itu didengar semua anggota keluarga. Aku malu. Apalagi, setelah itu giliran kamar kami yang jedak-jeduk,’’ tuturnya. (*/opi)

 

Editor : Jay Wijayanto
#iso ae #Karin Sephia #Balada Rumah Tangga #Donwori Donjuan