Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Royal dengan Orang Lain, tapi Pelit sama Istri

Administrator • Selasa, 22 Maret 2022 | 17:28 WIB
Photo
Photo
Jika sudah berumah tangga, utamakan keluarga. Jangan pernah mencoba mengabaikannya. Sebab, semua itu bisa memicu retaknya rumah tangga.

LUKMAN AL FARISI - Wartawan Radar Surabaya

Donwori, 40, bisa dibilang si raja tega. Mengabaikan keluarga sendiri, tetapi peduli dengan orang lain. Sontak saja istrinya, Karin, 34, pusing tujuh keliling. Soal uang belanja saja, Karin harus berharap belas kasihan Donwori.

Wanita asal Trenggalek itu bercerita, awal menikah keluarganya baik-baik saja. Namun kebaikan Donwori hanya bertahan satu tahun saja. Sebab sifat asli Donwori mulai ketahuan. Apalagi kalau bukan royal terhadap orang lain, tetapi pelit dengan istri sendiri.

Kepada Radar Surabaya yang menemuinya di Pengadilan Agama (PA) Klas IA Surabaya, sepekan lalu, Karin banyak bercerita tentang lomannya Donwori pada orang lain.  Pernah Donwori ngasih uang Rp 250 ribu ke sepupunya, hanya karena si sepupu mau ngantar ke Terminal Bungurasih, yang jaraknya tak lebih dari 10 kilometer dari rumah.

Padahal kalau naik ojek online, paling bayarnya hanya Rp 25 ribu.   "Kalau urusan uang, sama orang lain royalnya bukan main. Tapi kalau sama saya, pelitnya minta ampun. Masak nafkah saja harus ngemis-ngemis dulu Mas," kata Karin bercerita.

Sikap Donwori yang agak nyeleneh itu membuat Karin kecewa.  Perempuan berhidung mancung itu merasa jika dirinya diabaikan dan dinomor duakan. Padahal Karin adalah istrinya. Sejak saat itu, Karin harus berjuang jualan gorengan dari warung ke warung. Apalagi kalau bukan untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga sehari-hari.

"Aneh dan nyeleneh lah pokoknya Mas. Kalau sama ponakan atau sepupu tak perlu minta, sudah pasti dikasih. Lah kalau saya malah dicuekin," imbuhnya kesal.

Karin yang kesal bahkan sampai menjual perhiasan. Lama-lama alat perdapuran juga Karin gadaiakan. Donwori yang mengetahui sejumlah barang rumah tak ada lantas marah-marah. Merasa jika barang-barang rumah bukan hak Karin menjualnya.

Karin berusaha menjelaskan, jika uang belanja sudah tak ada. Sayang, Donwori justru menuduh Karin wanita yang borosan. Tak bisa mengatur keuangan hingga dianggap mata duitan. Ucapan Donwori pun melukai hati Karin.

Puncaknya Karin minggat dari rumah. Memutuskan bercerai karena sudah tak tahan. Karin pun pergi ke PA Klas 1A Surabaya mengajukan gugatan. Untung saja, permohonan Karin akhirnya dikabulkan setelah sekian lama menjalani sidang.

"Saya sakit hati. Saya enggak dinafkahi Mas. Malah dituduh wanita mata duitan itu ya sakit sekali rasanya. Kecewa pokoknya sudah enggak kuat," jelasnya. (*/opi)

  Editor : Administrator
#iso ae #Karin Sephia #Balada Rumah Tangga #Donwori Donjuan