Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Jarang Dibelai Suami, Tetangga Kos pun Jadi Sasaran

Administrator • Selasa, 26 Oktober 2021 | 21:54 WIB
Ilustrasi Iso Ae (GRAFIS: JUJUK SUWANDONO)
Ilustrasi Iso Ae (GRAFIS: JUJUK SUWANDONO)
Sering ditinggal kerja berbulan-bulan, nafkah batin pun kurang. Karena sudah tak tahan, tetangga akhirnya jadi sasaran.

LUKMAN AL FARISI/Wartawan Radar Surabaya

SEPINYA tempat kos membuat pikiran Karin, 30, selalu melayang. Karin bukan sedang memikirkan hutang, tapi sudah hampir dua bulan wanita dua anak itu jarang dibelai. Gara-garanya suami Karin, Donwori, 31, tak pulang-pulang.

“Lek wes gak mulih-mulih aku yo kangen toh mas,” ujar Karin sembari berjalan kencang ketika Radar Surabaya menjumpainya di Pengadilan Agama (PA) Klas IA Surabaya, pekan lalu.

Ya, sejak pandemi Donwori memilih kerja ikut orang ke luar kota. Mulai Semarang hingga ke Samarinda. Karin pun ditinggal sendirian di kos-kosan hanya ditemani anak keduanya yang baru berusia empat tahun. Sementara anak pertamanya berada di pesantren.

Dua pekan Donwori tak pulang, Karin pun mulai resah dan gelisah. Tak ada nafkah lahir, apalagi batin. Untung saja, ada Donjuan, 29, tetangga kos Karin yang selalu riwa-riwi setiap sore. “Tak lihat-lihat ya kok ganteng. Saya maintain tolong beliin air galon juga gercep,” kenang Karin

Karin yang kangen dikelonin suaminya pun mulai mengganti wajah Donwori di pikirannya dengan wajah Donjuan. Ibarat gayung bersambut, Donjuan pun mengerti maksud Karin. Pria 29 tahun itu pun suka rela ngapelin Karin setiap malam. “Wah lek enggak ada dia bisa meriang seumur hidup. Toh de’e lebih kuat mainnya,” ujarnya.

Singkat cerita, Donwori pun pulang tak bilang-bilang ke Karin. Tiba-tiba Donwori sudah ketok pintu di depan kos. Karin yang mengira itu Donjuan langsung membuka pintu. “Healah…. Yang datang kok batang tua. Siapa yang mau sama dia,” ujar Karin.

Sejak itu, sikap Karin pun berubah. Marah-marah tak jelas dan selalu melirik-lirik ke kos sebelah. Tak hanya itu, Karin pun langsung meminta agar Donwori segera kembali bekerja ke luar kota. “Kalau enggak mau kerja lagi yo tak ancam pegatan ae. Yo ngomong belonjoni sek kurang. Belonjo batin, Mas,” jelas Karin yang sudah berniat untuk cerai itu. (*/opi) Editor : Administrator
#iso ae #Karin Sephia #Balada Rumah Tangga #Donwori Donjuan