Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Istri Banyak Tuntutan, Suami Pusing

Administrator • Rabu, 6 Januari 2021 | 10:30 WIB
Istri Banyak Tuntutan, Suami Pusing
Istri Banyak Tuntutan, Suami Pusing

Seorang istri harus tahu sekaligus paham dengan kekuatan suami. Kalau suaminya hanya mampu ngajak liburan ke Lombok, Nusa Tenggara Barat, ya jangan lantas minta diajak ke Jepang lihat bunga sakura.


Ginanjar Elyas Saputra-Wartawan Radar Surabaya


Istri kebanyakan nuntut membuat suami tak betah hingga berakhir perceraian. Hal tersebut dialami pasangan Donwori, 35, dan Karin, 32, beberapa bulan lalu.


Selama menikah dengan Donwori, Karin selalu menuntut suaminya membelikan barang-barang yang habis dibeli oleh tetangganya. Atau liburan yang tak masuk akal karena saking mahalnya biaya akomodasi. Jika tidak dituruti, Karin ngambek lalu purik. Pulang ke rumah orang tuanya.


Pernah suatu Ketika, Mira, salah satu tetangga Donwori baru saja dibelikan kulkas dua pintu. Melihat lemari pendingin anyar warna abu-abu turun dari mobil pikap, Karin langsung keluar rumah. Ia langsung kemecer melihatnya. “Dia langsung telepon saya. Ada nada cemburu dan kode ingin dibelikan kulkas yang lebih baik dari punya Mira,” cerita Donwori.


Melihat sikap istrinya yang seperti itu, Donwori hanya bisa geleng-geleng. Hanya karena tetangga punya perabotan baru membuat hubungan mereka retak. “Heran sama istri saya sendiri. Kenapa kalau minta barang harus dituruti sekarang juga,” lanjutnya.


Karin juga sering kemakan omongan tetangga. Setiap tetangganya akan beli perabotan rumah atau barang berharga lainnya, Karin selalu ingin turut membeli. Lagi-lagi yang jadi sasaran adalah Donwori. Karin meminta agar dibelikan barang yang minimal sama.


Bukannya mengutamakan kebutuhan rumah tangga, Karin malah minta barang yang tidak semestinya dibeli. “Kalau nggak dituruti gitu ngacemnya pulang ke rumah, nggak dikasih jatah lah, segala macem,” ujar Donwori.


Saking banyaknya tuntutan, Donwori sampai terlilit utang. Hal itu membuat hidupnya semakin tak tenang. Donwori semakin stres dengan kelakuan istrinya itu. Karena utang numpuk, pekerjaan tak berjalan baik, Donwori memutuskan untuk menceraikan istrinya tersebut.


“Saya banting tulang agar anak istri tercukupi. Sekarang yang malah nyicil utang, belum lagi nanti dia nuntut segala macem. Saya nggak sanggup lagi,” pasrahnya. (*/opi)

Editor : Administrator
#iso ae #Sephia #Donjuan #Balada Rumah Tangga #Donwori #Karin