Keberadaan anak memang menjadi impian semua pasangan. Tapi, kalau memang belum diberi rezeki, mbok yo sing sabar. Sayangnya, biasanya yang nggak sabar itu justru orang tua si pasangan.
Ginanjar Elyas Saputra-Wartawan Radar Surabaya
Ya seperti yang dialami keluarga Donwori, 25, dan Karin, 24, ini. Keduanya baru dua tahun menikah. Tapi, sudah disuruh berpisah gara-gara Karin tak kunjung hamil. Yang bikin emosi, yang menyuruh berpisah adalah orang tua Donwori. Edyan kan?
Apa orang tua Donwori ini nggak bisa berpikir, baru dua tahun lho menikahnya. Masih panjaaaaaang waktu bagi Donwori dan Karin untuk memiliki anak. Banyak kok pasangan yang baru dikaruniai anak setelah mereka menikah belasan tahun. Lha ini, baru 24 kali purnama, kok sudah disuruh cerai. Maaf ya, Radar Surabaya emosi neh.
Donwori terang-terangan mengaku kalau orang tuanya tipe yang tidak sabaran. Sehingga waktu dua tahun dianggap lama. “Yow is tak jelasne nok bapak-Ibuk, tapi tetep ae ngeyel aku kon pisah,” tegas Donwori ditemui di kantor Pengadilan Agama (PA) Klas IA Surabaya, belum lama ini.
Ia dan Karin sebenarnya bukan tanpa usaha untuk segera punya anak. Nyaris semua usaha sudah dilakukannya. Mulai konsultasi ke dokter, alternatif, pengobatan tradisional, pijat, makanan sehat, gaya berhubungan model A-Z hingga mengkonsumsi ginseng asli Korea. “Sampak nok dukun pun tak lakoni. Kurang opo cobak usaha iki. Aku sampek sakno ambek nyonya (Karin, Red),” urainya.
Hasil konsultasi ke dokter, diakui jika Donwori dan Karin baik-baik saja. Tidak ada yang salah pada kesehatan reproduksi keduanya. “Sebenarnya berat bagi saya menceraikan Karin, sampai dia sendiri putus asa. Saya cek ke dokter normal, dan semuanya baik-baik saja. Tapi entah kenapa orang tua saya malah menyuruh cerai,” ujar Donwori.
Rupanya belum rezekinya Donwori dan Karin bisa bersatu sampai ajal menjemput. Takdir berkata lain. Karin pun akhirnya menerima keputusan orang tua Donwori. Dengan berat hati, dua bulan lalu Donwori mengurus perceraian di PA Klas IA Surabaya. “Padahal orang tua saya yang dulu menjodohkan dengan Karin. Tapi, kok malah ujungnya seperti ini, gak bisa menerima dan bersabar,” kata Donwori.
Masih sangat keberatan dengan keputusannya, Donwori pun resmi cerai dari Karin. Wanita 24 tahun itu terpaksa harus menelan pil pahit, merasakan perceraian di usianya yang masih tergolong muda. “Mau tidak mau, itu keputusan Bapak dan Ibu saya. Kedua orang tua Karin juga keberatan karena masalah ini,” tandasnya. (*/opi)