Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Pernikahan 19 Tahun Buyar karena Cinta Pertama Tiba-Tiba Muncul

Nofilawati Anisa • Kamis, 25 Juli 2024 | 19:01 WIB
ILUSTRASI JUJUK SUWANDONO
ILUSTRASI JUJUK SUWANDONO

Hati-hati dengan cinta pertama. Karena kalau tidak selesai dengan baik-baik, bisa memporak-porandakan rumah tangga yang sudah dibangun puluhan tahun.

TIM Wartawan Radar Surabaya 

Tidak semua wanita yang akan berstatus janda, bersedih. Ada juga yang hepi-hepi saja.

Salah satunya Karin, 43, ini. Guru senam ini termasuk wanita yang hepi ketika mau bercerai.

Penyebabnya tak lain tak bukan karena setelah cerai, Karin bisa menjalin hubungan yang tidak lagi terlarang dengan pacar gelapnya. Sebut saja si pacar gelap itu Donjuan, 46.

Karin bercerita, dulu, ketika masih SMA, dia pernah suka dengan laki-laki.

Laki-laki itu adalah Donjuan. Namun karena suatu hal, Karin tak bisa pacaran dengan cinta pertamanya itu.

Selang puluhan tahun, keduanya ini dipertemukan kembali tanpa sengaja.

"Pas aku kumpul arisan di tempat makan, orang di meja sampingku iku nglihatin terus. Eh tibake dia cinta lamaku," katanya dengan girang.

Tak perlu mbuletisasi seperti kisah cintanya anak muda, pendekatan keduanya los kayak jalan tol.

Mungkin karena sudah umur kali ya, pengalaman sudah banyak, makanya tak perlu drama lagi.

Akhirnya, pacaranlah keduanya, tentu saja diam-diam. Saat itu, baik Karin maupun Donjuan, sama-sama sudah punya pasangan resmi.

Karin sudah menikah dengan Donwori selama 19 tahun. Sedangkan Donjuan baru sekitar 10 tahun menikah dengan Mira.

Kenapa Karin tanpa dosa menjalin hubungan dengan cinta pertanya ini, rupanya sangat beralasan.

Hubungannya dengan Donwori, 48, suami Karin, belakangan sedang tak baik.

Karin merasa suaminya itu tak bertanggung jawab pada istri.

Terlalu gila kerja, Donwori lebih betah tak pulang daripada bertemu anak istri.

"Aku rindu kasih sayang, aku ini bagai istri tapi rasanya seperti tak punya suami," keluh perempuan berlesung pipi ini.

Posisi Donjuan pun juga sama. Kepada Karin, Donjuan mengaku rumah tangganya juga sedang tak baik.

Istri Donjuan suka menghabiskan uang untuk menuruti gaya hidup hedon.

Donjuan juga kerap disia-siakan gara-gara istrinya menganggap remeh. Ia dinilai tak mampu mblanjani bojo dengan baik.

Karena hubungan rumah tangga masing-masing yang sama-sama runyam ini, keduanya pun langsung klik.

Keduanya jadi punya topik yang sama untuk dijadikan bahan curhat-curhatan.

Yang sebenarnya lebih pas dikatakan selingkuh, tapi modusnya lewat curhat.

Hubungan gelap itu, kata Karin, sudah jalan selama enam bulan.

Selama itu pula, Karin merasa nyaman dengan pasangan barunya ini. Tiada hari yang terlewat tanpa teleponan. Tiada akhir pekan yang tidak diisi dengan ketemuan.

Hingga akhirnya keduanya sepakat untuk meninggalkan pasangan masing-masing. (*/opi)

 

 

Editor : Nofilawati Anisa
#Rumah Tangga #perceraian #Sephia #Donjuan #pengadilan agama #Donwori #Karin