Kalau ada pria yang menjanjikan Anda hidup bahagia jika jadi istri kedua, jangan cepat percaya. 99,9 persen itu mbujuk alias bohong. Gak percaya? Tanya saja ke Karin.
Ginanjar Elyas Saputra-Wartawan Radar Surabaya
Penyesalan Karin di sepanjang 37 tahun kehidupannya adalah menikah dengan Donwori, 40. Ia menyesal karena telah terbuai bujuk rayu pengusaha onderdil kapal di daerah Semut itu. “Makane kalau mau jadi istri kedua, mikir dulu. Aku iki lho salah satu korbannya,” kata Karin ditemui di daerah Ketintang, beberapa pekan lalu.
Tiga tahun lalu, Karin manthuk-manthuk ketika Donwori mengajaknya menikah. Ia dipinang jadi istri kedua. DInikahi secara siri. Saat itu, Karin tak berpikir panjang sama sekali. “Nggak pernah kepikiran kalau akhirnya sakit hati seperti ini. Waktu itu yang saya bayangkan cuma enak dan bahagianya saja,” lanjutnya.
Mereka awalnya hidup serba ada. Apa pun yang diinginkan Karin, selalu bisa terwujud. Kini, setelah Donwori bangkrut dari usahanya, Karin ditelantarkan.
Karin ditinggal begitu saja oleh Donwori. Suaminya itu pergi lantaran memilih tinggal bersama istri pertamanya. “Saya sekarang berjuang cari makan sendiri buat anak-anak saya. Mau gimana lagi saya cuma istri siri,” kata Karin.
Sebelumnya, Karin juga dijanjikan pernikahannya akan dicatat secara sah oleh negara. Rencananya itu akan dilakukan setelah Donwori meminta persetujuan dari istrinya yang pertama. Akan tetapi hingga kini Donwori tak kunjung ada kabar.
Setelah memiliki anak dari pernikahan sirinya, Donwori pergi begitu saja tanpa adanya tanggung jawab. Beban ekonomi itu pun dipikul sendiri oleh Karin. Merawat anaknya yang masih balita dan mencarikan nafkah. “Sempat saya cari tahu ke alamat rumahnya, ternyata Donwori sudah lama nggak tinggal di alamat yang dikasihkan ke saya. Sekarang ya bingung mau cari dia ke mana,” ujar Karin.
Karin kini hanya bisa menunggu keajaiban dan berharap suaminya itu bisa kembali dan diterima sebagai istri kedua secara sah agama maupun negara. “Saya cuma bisa pasrah dan berdoa saja,” tandasnya. (*/opi)
Editor : Administrator