Kepincut asisten rumah tangga (ART) yang sering pakai daster, Donwori lupa dengan Karin. Kemolekan Sephia, si ART, membuat Donwori tak tertarik lagi dengan 'keindahan' istrinya.
Ginanjar Elyas Saputra-Wartawan Radar Surabaya
Bukannya setia dengan istri, Donwori malah asyik selingkuh. Perempuan pilihannya pun tak jauh-jauh dari pandangan matanya. Perempuan yang setiap hari bisa ia temui di rumah. Namanya Sephia, ART yang sudah dua tahun ikut keluarga muda itu.
Kok bisa? Ya bisa saja. Bangun pagi yang pertama Donwori lihat bukan Karin. Melainkan Sephia. “Saya pagi sekali sudah berangkat kerja. Yang menyiapkan kopi dan sarapan biasanya Sephia,” kata Karin.
Nah, sehari-harinya, si Sephia ini lebih banyak pakai daster. Kadang beberapa titik bagian tubuhnya terlihat oleh Donwori, karena daster yang dikenakannya ada yang longgar bahkan sedikit menerawang.
Pada hari yang lain, tubuh Sephia terlihat seksi karena ia pakai daster yang pas bodi. Jadi, ya serba susah bagi mata Donwori untuk tidak kesengsem dengan Sephia yang usianya masih belum genap 20 tahun itu. “Mas Wori tertarik dengan Sephia yang aduhai itu,” aku Karin nyaris tercekat saat bicara pada Radar Surabaya.
Nah, lebih repotnya lagi, casing Karin ini kontras dengan Sephia. Karin yang sudah pernah turun mesin, tak begitu molek lagi. Tubuhnya tumbuh ke samping, tak lagi ke atas. “Yo jelas kalah kalau aku dibandingkan sama Sephia. Dia itu lho masih perawan. Lha aku ini, buntut sudah TK,” sambat Karin tak mau dibandingkan dengan ART-nya.
Gara-gara daster, gegeran di rumah tangga itu sering terjadi. Makin parah karena Karin ngonangi Sephia yang ternyata cukup nyaman digoda majikannya. “Sephia sisan yo endel. Nek Mas Wori nggudo, malah nguya-ngguyu koyo gak duwe duso,” jengkelnya. (*/opi)
Editor : Administrator