Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Veda Ega Pratama Mulai Mengguncang Moto3 2026, Potensi Besar Pembalap Indonesia Jadi Sorotan Dunia

Rahmat Adhy Kurniawan • Jumat, 13 Maret 2026 | 17:22 WIB

Veda Ega Pratama jadi sorotan pecinta MotoGP.
Veda Ega Pratama jadi sorotan pecinta MotoGP.

RADAR SURABAYA - Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, mencuri perhatian pada seri pembuka Moto3 World Championship 2026 di Chang International Circuit, Buriram, Thailand.

Rider yang membela Honda Team Asia tersebut tampil kompetitif dan mampu bersaing dalam perebutan podium bersama sejumlah pembalap papan atas Moto3.

Dalam balapan yang berlangsung ketat, Veda harus berduel dengan pembalap Leopard Racing, Adrian Fernandez, serta dua pembalap tim KTM, yakni Valentin Perrone dari Red Bull KTM Tech3 dan Alvaro Carpe dari Red Bull KTM Ajo.

Meski belum berhasil naik podium, performa Veda menjadi sorotan karena mampu finis di depan Fernandez, salah satu pembalap Honda paling berpengalaman di kelas Moto3.

Performa Veda Jadi Sorotan

Hasil tersebut semakin menguatkan potensi Veda sebagai salah satu pembalap Honda yang patut diperhitungkan pada musim Moto3 2026.

Di tengah dominasi motor KTM pada beberapa musim terakhir, Veda justru menunjukkan bahwa motor Honda masih mampu bersaing di barisan depan.

Menariknya, pembalap asal Indonesia itu juga mendapatkan dukungan sponsor global, yakni Red Bull.

Ia menjadi satu-satunya pembalap non-KTM yang disponsori oleh perusahaan minuman energi tersebut pada grid Moto3 musim ini.

Dukungan tersebut memberi dorongan moral tambahan bagi Veda untuk terus menunjukkan performa terbaiknya sepanjang musim.

Persaingan Pembalap Honda

Musim ini terdapat lima tim yang menggunakan motor prototipe Honda NSF250RW di Moto3, yakni Leopard Racing, Honda Team Asia, SIC58 Squadra Corse, Rivacold Snipers Team, dan GRYD MLav Racing.

Seluruh tim tersebut sama-sama mengandalkan motor prototipe NSF250RW dari pabrikan Honda.

Dalam beberapa musim terakhir, Adrian Fernandez dikenal sebagai pembalap Honda dengan hasil terbaik. Namun, kehadiran Veda berpotensi mengubah peta persaingan internal pabrikan Jepang tersebut.

Fernandez sendiri mengakui bahwa hasil pada seri pembuka Moto3 Thailand 2026 tidak sesuai harapannya.

“Hasilnya tidak sesuai dengan yang kami harapkan pada balapan pertama musim ini,” ujar Fernandez dalam rilis resmi Leopard Racing.

“Namun, hal ini menunjukkan bahwa kami masih perlu terus bekerja keras dan memperbaiki setiap aspek dari teknik berkendara serta motor kami.”

Peluang Besar Veda di Moto3 2026

Dengan performa menjanjikan pada seri pembuka, Veda diprediksi menjadi salah satu pembalap yang patut diwaspadai pada musim Moto3 2026.

Apalagi, persaingan antara pembalap Honda dipastikan semakin sengit seiring ambisi masing-masing rider untuk membuktikan diri sebagai yang terbaik di grid.

Jika mampu menjaga konsistensi, Veda Ega Pratama berpeluang mencatatkan sejarah baru bagi Indonesia di ajang Moto3 musim ini.(rak)

Editor : Rahmat Adhy Kurniawan
#veda ega pratama #team honda asia #moto3 #Moto3 Brasil 2026