RADAR SURABAYA - Superkomputer milik perusahaan statistik sepak bola Opta Sports memperbarui prediksi juara UEFA Champions League musim ini.
Hasilnya, Bayern Munich kini menjadi favorit utama meraih trofi, menggeser Arsenal yang sebelumnya berada di posisi teratas.
Perubahan prediksi ini terjadi setelah Arsenal hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan Bayer Leverkusen pada leg pertama babak 16 besar, Rabu (12/3).
Hasil tersebut membuat peluang The Gunners untuk menjuarai kompetisi sedikit menurun dalam simulasi terbaru superkomputer.
Meski demikian, Arsenal masih memiliki kesempatan besar untuk melangkah ke perempat final karena akan menjalani leg kedua di Stadion Emirates. Tim asal London itu juga tetap menjadi klub Inggris dengan peluang terbesar mencapai final.
Bayern Munich Unggul dalam Prediksi Juara
Dalam simulasi terbaru, Bayern Munich diprediksi memiliki peluang 26,34 persen untuk memenangkan Liga Champions musim ini.
Klub raksasa Jerman itu tampil konsisten sepanjang kompetisi, dengan lini serang yang dipimpin striker Inggris Harry Kane.
Sementara itu, Arsenal kini memiliki peluang 22,07 persen untuk mengangkat trofi. Di bawah kedua tim tersebut, beberapa klub elite Eropa masih berada dalam persaingan, seperti FC Barcelona, Paris Saint-Germain, dan Real Madrid.
Berikut prediksi peluang juara Liga Champions versi superkomputer Opta:
Bayern Munich – 26,34 persen
Arsenal – 22,07 persen
FC Barcelona – 12,10 persen
Paris Saint-Germain – 10,17 persen
Real Madrid – 8,34 persen
Atlético Madrid – 6,14 persen
Liverpool FC – 4,46 persen
Newcastle United – 2,63 persen
Manchester City – 2,27 persen
Bodø/Glimt – 2,15 persen
Bayer Leverkusen – 0,99 persen
Galatasaray – 0,85 persen
Chelsea FC – 0,76 persen
Sporting CP – 0,50 persen
Tottenham Hotspur – 0,05 persen
Performa Klub Inggris Menurun
Sebelum fase gugur dimulai, klub-klub Premier League sebenarnya diprediksi mendominasi kompetisi musim ini.
Enam wakil Inggris berhasil finis di 12 besar fase liga, dengan Arsenal, Liverpool, Tottenham, dan Chelsea menempati posisi enam besar.
Namun, leg pertama babak 16 besar memberikan hasil kurang memuaskan bagi tim-tim Inggris. Tidak satu pun dari mereka mampu meraih kemenangan
dan secara keseluruhan kebobolan 16 gol, jumlah terbanyak yang pernah dialami klub Inggris dalam satu pekan pertandingan Liga Champions.
Peluang Comeback Tipis
Beberapa klub Inggris kini menghadapi tantangan berat untuk lolos ke babak berikutnya. Manchester City, yang kalah 0-3 dari Real Madrid, mengalami penurunan peluang juara hingga hanya sekitar 2,27 persen.
Sementara itu, Chelsea FC hanya memiliki peluang 0,50 persen, dan Tottenham Hotspur bahkan hanya 0,05 persen untuk menjuarai kompetisi.
Secara historis, dari 51 kasus tim yang kalah dengan selisih tiga gol atau lebih pada leg pertama fase gugur Liga Champions, hanya empat tim yang berhasil membalikkan keadaan dan melaju ke babak berikutnya.
Hasil ini membuat peluang kebangkitan beberapa klub Inggris pada leg kedua menjadi sangat tipis, meskipun dukungan suporter di kandang masih bisa menjadi faktor penentu dalam upaya membalikkan keadaan.(rak)
Editor : Rahmat Adhy Kurniawan