Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Arsenal Tergusur! Bayern Munich Kini Favorit Juara Liga Champions Versi Superkomputer Opta

Rahmat Adhy Kurniawan • Kamis, 12 Maret 2026 | 23:56 WIB

Arsenal tidak lagi menjadi favorit untuk menjuarai UEFA Champions League. Superkomputer milik Opta memprediksi gelar juara justru akan diraih oleh Bayern Munich.
Arsenal tidak lagi menjadi favorit untuk menjuarai UEFA Champions League. Superkomputer milik Opta memprediksi gelar juara justru akan diraih oleh Bayern Munich.

RADAR SURABAYA - Superkomputer milik perusahaan statistik sepak bola Opta Sports memperbarui prediksi juara UEFA Champions League musim ini.

Hasilnya, Bayern Munich kini menjadi favorit utama meraih trofi, menggeser Arsenal yang sebelumnya berada di posisi teratas.

Perubahan prediksi ini terjadi setelah Arsenal hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan Bayer Leverkusen pada leg pertama babak 16 besar, Rabu (12/3).

Hasil tersebut membuat peluang The Gunners untuk menjuarai kompetisi sedikit menurun dalam simulasi terbaru superkomputer.

Meski demikian, Arsenal masih memiliki kesempatan besar untuk melangkah ke perempat final karena akan menjalani leg kedua di Stadion Emirates. Tim asal London itu juga tetap menjadi klub Inggris dengan peluang terbesar mencapai final.

Bayern Munich Unggul dalam Prediksi Juara

Dalam simulasi terbaru, Bayern Munich diprediksi memiliki peluang 26,34 persen untuk memenangkan Liga Champions musim ini.

Klub raksasa Jerman itu tampil konsisten sepanjang kompetisi, dengan lini serang yang dipimpin striker Inggris Harry Kane.

Sementara itu, Arsenal kini memiliki peluang 22,07 persen untuk mengangkat trofi. Di bawah kedua tim tersebut, beberapa klub elite Eropa masih berada dalam persaingan, seperti FC Barcelona, Paris Saint-Germain, dan Real Madrid.

Berikut prediksi peluang juara Liga Champions versi superkomputer Opta:

Bayern Munich – 26,34 persen

Arsenal – 22,07 persen

FC Barcelona – 12,10 persen

Paris Saint-Germain – 10,17 persen

Real Madrid – 8,34 persen

Atlético Madrid – 6,14 persen

Liverpool FC – 4,46 persen

Newcastle United – 2,63 persen

Manchester City – 2,27 persen

Bodø/Glimt – 2,15 persen

Bayer Leverkusen – 0,99 persen

Galatasaray – 0,85 persen

Chelsea FC – 0,76 persen

Sporting CP – 0,50 persen

Tottenham Hotspur – 0,05 persen


Performa Klub Inggris Menurun

Sebelum fase gugur dimulai, klub-klub Premier League sebenarnya diprediksi mendominasi kompetisi musim ini.

Enam wakil Inggris berhasil finis di 12 besar fase liga, dengan Arsenal, Liverpool, Tottenham, dan Chelsea menempati posisi enam besar.

Namun, leg pertama babak 16 besar memberikan hasil kurang memuaskan bagi tim-tim Inggris. Tidak satu pun dari mereka mampu meraih kemenangan

dan secara keseluruhan kebobolan 16 gol, jumlah terbanyak yang pernah dialami klub Inggris dalam satu pekan pertandingan Liga Champions.

Peluang Comeback Tipis

Beberapa klub Inggris kini menghadapi tantangan berat untuk lolos ke babak berikutnya. Manchester City, yang kalah 0-3 dari Real Madrid, mengalami penurunan peluang juara hingga hanya sekitar 2,27 persen.

Sementara itu, Chelsea FC hanya memiliki peluang 0,50 persen, dan Tottenham Hotspur bahkan hanya 0,05 persen untuk menjuarai kompetisi.

Secara historis, dari 51 kasus tim yang kalah dengan selisih tiga gol atau lebih pada leg pertama fase gugur Liga Champions, hanya empat tim yang berhasil membalikkan keadaan dan melaju ke babak berikutnya.

Hasil ini membuat peluang kebangkitan beberapa klub Inggris pada leg kedua menjadi sangat tipis, meskipun dukungan suporter di kandang masih bisa menjadi faktor penentu dalam upaya membalikkan keadaan.(rak)

Editor : Rahmat Adhy Kurniawan
#Arsenal #superkomputer #uefa champions league #Bayern Munich #Liga Champions #opta #Sports