RADAR SURABAYA - Liverpool sukses membalas kekalahan mereka dengan kemenangan meyakinkan saat menundukkan Wolverhampton Wanderers 3-1 di Stadion Molineux pada laga putaran kelima FA Cup, Sabtu dini hari WIB.
Hasil ini sekaligus meredakan tekanan yang sempat mengarah kepada pelatih Arne Slot setelah performa inkonsisten timnya dalam beberapa pekan terakhir.
Kemenangan tersebut membawa The Reds melangkah ke perempat final FA Cup untuk ketiga kalinya dalam 11 tahun terakhir.
Lebih dari itu, hasil positif ini juga menjadi jawaban atas kekalahan Liverpool dari Wolves di tempat yang sama hanya tiga hari sebelumnya.
Andy Robertson Jadi Pembeda
Bek kiri Liverpool, Andrew Robertson, tampil sebagai salah satu pemain kunci dalam pertandingan ini. Pemain asal Skotlandia tersebut membuka keunggulan tim tamu pada menit ke-52 lewat tendangan keras kaki kiri dari luar kotak penalti.
Gol itu terasa spesial bagi Robertson. Sepanjang musim ini ia jarang mendapat kesempatan bermain dan bahkan sempat dikabarkan mempertimbangkan hengkang pada bursa transfer Januari.
Namun dalam laga ini, Robertson membuktikan kualitasnya. Selain mencetak gol pembuka, ia juga berperan penting dalam terciptanya gol kedua Liverpool.
Umpan silang mendatarnya dari sisi kiri disambut Mohamed Salah yang langsung melepaskan tembakan keras ke atap gawang Wolves.
Gol tersebut sempat ditinjau VAR selama hampir 90 detik sebelum akhirnya dinyatakan sah.
Liverpool Tampil Lebih Tajam
Setelah unggul dua gol, Liverpool semakin percaya diri. Permainan mereka terlihat jauh lebih terorganisasi dibandingkan pertemuan sebelumnya.
Serangan demi serangan dibangun dengan aliran bola cepat yang membuat pertahanan Wolves kesulitan mengantisipasi pergerakan pemain Liverpool.
Gol ketiga akhirnya datang melalui Curtis Jones yang memanfaatkan peluang di dalam kotak penalti. Gol tersebut semakin mengukuhkan dominasi tim tamu sepanjang babak kedua.
Peran Penting Rio Ngumoha
Salah satu kejutan dalam susunan pemain Liverpool adalah keputusan Arne Slot menurunkan pemain muda Rio Ngumoha sebagai starter.
Pemain muda tersebut tampil cukup impresif. Kecepatan dan keberaniannya dalam menggiring bola beberapa kali merepotkan lini pertahanan Wolves.
Pada menit ke-10, Ngumoha bahkan hampir membuka skor lebih cepat setelah tembakannya memaksa kiper Sam Johnstone melakukan penyelamatan penting.
Aksi individu dan kreativitasnya memberi dimensi baru dalam serangan Liverpool.
Wolves Hanya Mampu Membalas di Injury Time
Meski sempat memberikan perlawanan, Wolves kesulitan menembus pertahanan Liverpool yang tampil lebih disiplin.
Gol hiburan tuan rumah akhirnya datang di masa injury time melalui Hwang Hee-chan. Namun gol tersebut tidak cukup untuk mengubah hasil pertandingan.
Liverpool tetap menutup laga dengan kemenangan 3-1 dan memastikan langkah ke babak selanjutnya.
Modal Penting Menuju Liga Champions
Kemenangan ini menjadi suntikan moral penting bagi Liverpool. Setelah melalui periode sulit, The Reds akhirnya kembali menunjukkan permainan yang lebih meyakinkan.
Hasil ini juga menjadi modal positif sebelum Liverpool menghadapi laga besar berikutnya di Liga Champions.
Mereka dijadwalkan bertandang ke markas Galatasaray pada leg pertama babak 16 besar pekan depan.
Jika mampu mempertahankan performa seperti saat melawan Wolves, Liverpool berpeluang kembali menemukan konsistensi yang selama ini mereka cari sepanjang musim.(rak)
Editor : Rahmat Adhy Kurniawan