Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Kalahkan Seniornya, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin Melaju ke Perempat Final All England 2026

Rahmat Adhy Kurniawan • Jumat, 6 Maret 2026 | 07:24 WIB

Dua ganda putra Indonesia sudah harus berhadapan di babak-babak awal.
Dua ganda putra Indonesia sudah harus berhadapan di babak-babak awal.

Sempat kalah telak di gim pertama, pasangan muda Indonesia bangkit dan menyingkirkan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri.

RADAR SURABAYA- Pasangan ganda putra Indonesia, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, sukses membuat kejutan dengan menyingkirkan senior mereka, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, pada babak 16 besar All England Open 2026.

Dalam pertandingan derby Indonesia yang berlangsung di Utilita Arena Birmingham, Inggris, Jumat dini hari WIB, Raymond/Joaquin menang melalui laga tiga gim dengan skor 8-21, 21-14, 21-16.

Kemenangan ini sekaligus memastikan langkah pasangan muda tersebut ke babak perempat final turnamen bulu tangkis tertua di dunia itu.

Raymond mengakui mereka sempat kesulitan pada gim pertama karena belum mampu beradaptasi dengan kondisi lapangan.

“Puji Tuhan permainan berjalan lancar dan kami masih diberikan kemenangan. Di gim pertama kami terlambat mengantisipasi kondisi lapangan,” kata Raymond dalam keterangan resmi PP PBSI, Jumat.

Ia menjelaskan bahwa kondisi lapangan kali ini berbeda dibandingkan pertandingan sebelumnya karena tidak ada hembusan angin yang biasanya memengaruhi arah shuttlecock.

“Cukup berbeda dengan pertandingan pertama yang masih ada angin di lapangan. Kali ini tidak ada angin sama sekali,” ujarnya.

Sementara itu, Joaquin menilai kekalahan pada gim pertama juga disebabkan oleh keunggulan lawan dalam duel bola-bola awal, terutama di area depan net.

“Di gim pertama kami kalah di bola pertama dan kedua. Mereka memiliki kemampuan luar biasa di depan net,” kata Joaquin.

Menyadari hal tersebut, Raymond/Joaquin langsung mengubah strategi permainan pada gim kedua. Mereka memilih menjauhkan bola dari area net dan memaksa reli panjang untuk meredam kekuatan lawan.

Perubahan taktik itu terbukti efektif. Pasangan muda Indonesia tersebut mampu mengontrol jalannya pertandingan dan memaksakan laga berlanjut hingga gim penentuan.

Pada gim ketiga, Raymond/Joaquin sempat berada dalam tekanan ketika keunggulan mereka mulai dikejar.

Namun, keduanya berhasil menjaga fokus dan kepercayaan diri hingga akhirnya menutup pertandingan dengan kemenangan.

“Di gim ketiga kami sudah unggul dan sempat hampir terkejar. Tapi kami terus meyakinkan diri bahwa kami bisa,” ujar Joaquin.

Berkat kemenangan tersebut, Raymond/Joaquin melangkah ke babak perempat final untuk menghadapi pasangan China, Liang Wei Keng/Wang Chang.

Joaquin mengatakan mereka akan memprioritaskan pemulihan kondisi fisik sebelum mempersiapkan strategi menghadapi pertandingan berikutnya.

“Hari ini kami ingin mulai dari diri sendiri dulu, makan enak dan tidur yang nyenyak. Setelah itu baru menonton video, menganalisis permainan, dan berdiskusi dengan pelatih,” ujarnya.

Ia menambahkan, secara mental mereka harus meyakinkan diri bahwa peluang untuk menang tetap terbuka.

“Dari sisi nonteknis kami harus meyakinkan diri bahwa kami sama-sama punya peluang untuk menang. Kami harus memaksimalkan kesempatan ini,” kata Joaquin.

Kemenangan ini menjadi modal penting bagi Raymond/Joaquin untuk terus melangkah lebih jauh di All England 2026, sekaligus menunjukkan potensi besar generasi muda ganda putra Indonesia di panggung bulu tangkis dunia.(rak)

Editor : Rahmat Adhy Kurniawan
#ganda putra #all england #muhammad shohibul fikri #2026 #perempat final #Raymond Indra #Fajar Alfian #Nikolaus Joaquin