RADAR SURABAYA- Musim baru Formula 1 2026 diprediksi menghadirkan persaingan sengit. Mantan pembalap yang kini menjadi analis, Martin Brundle, menilai George Russell telah siap menantang gelar juara dunia perdananya.
Di saat yang sama, ia juga meyakini Lewis Hamilton berpeluang kembali masuk dalam perebutan titel.
Regulasi Baru 2026 Ubah Peta Persaingan
Perubahan regulasi teknis besar-besaran pada 2026 diyakini akan mengacak kekuatan tim. Dalam beberapa musim terakhir, Mercedes kesulitan mengimbangi dominasi Red Bull Racing serta performa konsisten McLaren.
Russell pun harus menyaksikan Max Verstappen tampil dominan, sementara sahabatnya, Lando Norris, sukses meraih gelar juara dunia perdananya.
Namun, dengan regulasi baru yang mulai berlaku musim ini, Mercedes diperkirakan kembali ke barisan terdepan atau setidaknya sangat kompetitif sejak seri pembuka di Australia pada 8 Maret.
“Saya pikir dia sudah siap,” ujar Brundle. “George punya pengalaman, kontrol mobil yang baik, dan dukungan tim yang kuat. Dia kini benar-benar keluar dari bayang-bayang Lewis dan menjadi pemimpin di Mercedes.”
Russell Dinilai Matang dan Siap Tekanan
Brundle menegaskan Russell memiliki kualitas teknis dan mental untuk menghadapi musim yang diprediksi sangat dinamis.
Ia menilai pembalap asal Inggris itu telah berkembang pesat, baik dari sisi konsistensi maupun kepemimpinan di dalam tim.
Musim lalu, banyak pihak meragukan mentalitas Norris dan Oscar Piastri dalam menghadapi tekanan dari Verstappen.
Namun, keduanya mampu membuktikan diri. Hal serupa diyakini bisa dilakukan Russell jika mendapat paket mobil yang kompetitif.
Ferrari Menguat, Hamilton Bangkit?
Brundle juga menyebut tidak ada favorit tunggal dalam perebutan gelar 2026. Setidaknya empat tim dinilai memiliki peluang realistis menjadi juara. Salah satu yang disebut menunjukkan kemajuan signifikan adalah Ferrari.
Kondisi tersebut menjadi kabar positif bagi Hamilton. Juara dunia tujuh kali itu datang ke musim 2026 setelah melalui salah satu periode tersulit dalam kariernya.
“Lewis yang bahagia selalu menjadi Lewis yang cepat,” kata Brundle. “Ferrari terlihat inovatif sepanjang musim dingin dan berada dalam posisi yang lebih baik dibandingkan beberapa tahun terakhir.”
Meski demikian, Hamilton tetap harus bersaing ketat dengan rekan setimnya, Charles Leclerc, yang dinilai berada dalam performa puncak.
Prediksi F1 2026: Tanpa Favorit Jelas
Dengan regulasi baru, peningkatan performa beberapa tim, serta komposisi pembalap yang semakin kompetitif, musim F1 2026 diprediksi menjadi salah satu yang paling terbuka dalam beberapa tahun terakhir.
Jika Mercedes mampu menyediakan mobil yang kompetitif, Russell berpeluang besar merebut gelar dunia pertamanya.
Sementara itu, kebangkitan Ferrari dapat membuka jalan bagi Hamilton untuk kembali bersaing di papan atas.
Persaingan Russell, Hamilton, Verstappen, hingga Norris berpotensi menjadikan musim ini sebagai salah satu musim paling dramatis dalam sejarah Formula 1 modern.