74 Tewas, Jalanan Terbakar! FIFA Percaya Meksiko Siap Gelar Piala Dunia 2026
Rahmat Adhy Kurniawan• Rabu, 25 Februari 2026 | 19:11 WIB
Presiden FIFA, Gianni Infantino, menghadiri peresmian hotel milik Federasi Sepak Bola Kolombia, di mana ia menyampaikan dukungannya kepada Meksiko sebagai tuan rumah Piala Dunia FIFA.
Infantino Yakin Meksiko Aman Tuan Rumah Piala Dunia 2026 Meski Dilanda Kekerasan Kartel
RADAR SURABAYA - Kapasitas keamanan Meksiko jelang Piala Dunia 2026 kembali menjadi sorotan setelah gelombang kekerasan pecah menyusul tewasnya pemimpin kartel narkoba.
Meski demikian, Presiden FIFA, Gianni Infantino, menegaskan bahwa pihaknya tetap percaya diri terhadap kesiapan Meksiko sebagai tuan rumah.
Piala Dunia 2026 dijadwalkan berlangsung pada 11 Juni hingga 19 Juli 2026 dan akan digelar di tiga negara: Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Kekerasan Pecah Usai Tewasnya El Mencho
Situasi keamanan di Meksiko memanas setelah operasi militer menewaskan Nemesio “El Mencho” Oseguera, pemimpin Kartel Jalisco New Generation (CJNG).
Operasi tersebut memicu bentrokan antara aparat dan kelompok bersenjata di berbagai wilayah, termasuk Guadalajara—salah satu kota tuan rumah Piala Dunia 2026.
Sedikitnya 74 orang dilaporkan tewas dalam rangkaian operasi dan bentrokan lanjutan. Sejumlah jalan diblokade, kendaraan dibakar, dan aktivitas warga terganggu di 20 dari 32 negara bagian.
Kondisi ini memunculkan kekhawatiran global, mengingat turnamen sepak bola terbesar di dunia itu tinggal empat bulan lagi.
Infantino: “Akan Jadi Ajang Spektakuler”
Dalam kunjungannya ke Barranquilla, Kolombia, Infantino menyatakan dirinya merasa “sangat diyakinkan” terkait kesiapan Meksiko.
“Semuanya baik-baik saja. Ini akan menjadi ajang yang spektakuler,” ujar Infantino.
Pernyataan tersebut menjadi komentar resmi pertama dari FIFA terkait eskalasi kekerasan yang terjadi di Meksiko.
Meski FIFA menunjukkan optimisme, sejumlah pihak masih berhati-hati. Federasi Sepak Bola Portugal, misalnya, menyatakan tengah memantau situasi keamanan menjelang laga uji coba di Mexico City pada 29 Maret mendatang.
Pemerintah Meksiko Pastikan Tak Ada Risiko
Presiden Meksiko, Claudia Sheinbaum, menegaskan bahwa tidak ada risiko bagi suporter maupun peserta Piala Dunia 2026. Ia menyebut kondisi keamanan secara bertahap kembali normal.
Guadalajara dijadwalkan menggelar empat pertandingan fase grup. Selain itu, Mexico City dan Monterrey juga menjadi lokasi pertandingan dan tidak terdampak langsung oleh kerusuhan terbaru.
Gubernur Jalisco, Pablo Lemus, bahkan menepis kemungkinan pencoretan Guadalajara sebagai tuan rumah.
“Sama sekali tidak ada risiko perubahan lokasi,” tegasnya.
Sorotan Dunia Tertuju ke Piala Dunia 2026
Gelombang kekerasan ini menjadi ujian serius bagi Meksiko dalam membuktikan kapasitasnya sebagai tuan rumah ajang olahraga global.
Apalagi, Piala Dunia 2026 akan menjadi edisi pertama yang diikuti 48 tim, sehingga membutuhkan koordinasi keamanan yang jauh lebih kompleks.
Di sisi lain, kepercayaan FIFA menunjukkan bahwa hingga saat ini belum ada rencana perubahan tuan rumah atau jadwal pertandingan.
Dengan waktu persiapan yang semakin singkat, stabilitas keamanan akan menjadi faktor krusial demi memastikan Piala Dunia 2026 berlangsung aman, lancar, dan spektakuler seperti yang dijanjikan Infantino.(rak)