RADAR SURABAYA – Laga hidup-mati akan tersaji saat Juventus menjamu Galatasaray pada leg kedua babak playoff Liga Champions 2025/2026 di Allianz Stadium, Kamis dini hari nanti.
Juventus menghadapi tugas nyaris mustahil setelah kalah telak 2-5 pada leg pertama di Istanbul. Untuk lolos ke babak 16 besar, Si Nyonya Tua wajib menang dengan selisih minimal tiga gol.
Juventus dalam Tekanan, Butuh Keajaiban di Turin
Pada pertemuan pertama, Juventus sempat bangkit lewat dua gol Teun Koopmeiners. Namun, mereka runtuh di babak kedua.
Galatasaray tampil dominan, memanfaatkan celah pertahanan Juve yang rapuh dan menghukum mereka dengan lima gol.
Secara statistik, peluang Juventus sangat tipis. Dari 49 kasus tim yang kalah minimal tiga gol pada leg pertama fase gugur Liga Champions, hanya empat yang mampu membalikkan keadaan.
Situasi makin sulit karena performa domestik Juventus juga inkonsisten. Mereka baru saja menelan kekalahan di Serie A dan kini tercecer dari zona empat besar.
Tekanan besar mengarah kepada pelatih Luciano Spalletti untuk segera membalikkan keadaan.
Namun, satu-satunya harapan Juventus adalah bermain agresif sejak menit awal, memanfaatkan dukungan publik Turin, dan menjaga konsistensi sepanjang 90 menit.
Galatasaray Percaya Diri, Lini Depan Tajam
Di sisi lain, Galatasaray datang dengan kepercayaan diri tinggi. Kemenangan 5-2 pada leg pertama menjadi modal besar untuk melangkah ke 16 besar—fase yang terakhir kali mereka capai pada 2014.
Tim asuhan Okan Buruk memiliki lini serang yang tajam. Victor Osimhen berpeluang kembali menjadi starter, sementara Mauro Icardi siap menjadi opsi alternatif.
Kreativitas Gabriel Sara dan agresivitas Noa Lang juga menjadi ancaman nyata bagi lini belakang Juventus.
Meski demikian, Galatasaray memiliki catatan tandang yang kurang meyakinkan di Liga Champions.
Mereka kalah dalam mayoritas laga tandang dalam beberapa musim terakhir. Celah inilah yang bisa dimanfaatkan Juventus untuk menciptakan tekanan sejak awal laga.
Kabar Tim Terbaru
Juventus berpotensi diperkuat kembali oleh Bremer yang mulai pulih dari cedera paha. Namun, mereka masih kehilangan beberapa pemain penting di lini belakang akibat cedera dan akumulasi kartu.
Di sektor depan, Jonathan David belum sepenuhnya bugar, sementara Dusan Vlahovic dan Arkadiusz Milik masih absen jangka panjang.
Galatasaray mendapatkan tambahan tenaga dengan kembalinya Mario Lemina dari sanksi. Rotasi kemungkinan dilakukan untuk menjaga keseimbangan tim, terutama di lini tengah.
Prediksi Pertandingan
Juventus diprediksi tampil menyerang total sejak awal laga. Namun, risiko terbukanya lini pertahanan sangat besar mengingat mereka telah kebobolan 15 gol dalam lima pertandingan terakhir di semua kompetisi.
Galatasaray kemungkinan tetap mencetak gol tandang yang bisa mematikan harapan tuan rumah.(rak)
Perkiraan Susunan Pemain
Juventus:
Perin; Gatti, Bremer, Kelly; McKennie, Locatelli, Thuram, Kostic; Conceicao, Yildiz; David.
Galatasaray:
Cakir; Sallai, Bardakci, Sanchez, Jakobs; Torreira, Sara; Yilmaz, Akgun, Lang; Osimhen.
Prediksi Skor: Juventus 3-2 Galatasaray (Galatasaray lolos dengan agregat 7-5).
Editor : Rahmat Adhy Kurniawan