RADAR SURABAYA- Real Madrid akan menjamu Benfica di Santiago Bernabéu pada leg kedua babak playoff fase gugur Liga Champions, Rabu malam (25/2).
Los Blancos mengantongi keunggulan tipis 1-0 setelah menang pada leg pertama pekan lalu. Gol semata wayang dicetak oleh Vinicius Junior.
Skor 1-0 pada leg pertama belum sepenuhnya mencerminkan jalannya laga. Pertandingan tersebut diwarnai insiden yang memicu kontroversi besar.
Vinicius menuduh pemain Benfica, Gianluca Prestianni, melakukan tindakan rasial sesaat setelah gol pembuka tercipta.
Insiden itu menyebabkan laga sempat terhenti sekitar 10 menit sebelum dilanjutkan kembali. Otoritas sepak bola Eropa, UEFA, masih menyelidiki kasus tersebut yang mendominasi pembahasan pascalaga.
Pelatih kepala Real Madrid, Alvaro Arbeloa, diperkirakan tetap menurunkan Vinicius dengan catatan kondisi mental sang pemain dalam keadaan siap. Penyerang asal Brasil itu berambisi membawa tim ibu kota Spanyol memastikan tiket ke babak 16 besar.
Namun, Real Madrid datang ke laga ini usai kalah 1-2 dari Osasuna di La Liga, hasil yang membuat mereka tertahan di posisi kedua klasemen. Performa mereka harus meningkat signifikan jika ingin melangkah lebih jauh di kompetisi elite Eropa tersebut.
Secara statistik, Real Madrid memenangi lima dari enam laga terakhir melawan klub Portugal. Jika lolos, mereka berpotensi menghadapi Sporting CP atau Manchester City di babak 16 besar.
Di kubu tamu, Benfica kembali ke jalur kemenangan di liga domestik setelah menaklukkan AFS 3-0. Namun, pelatih mereka, Jose Mourinho, tidak akan mendampingi tim di tepi lapangan setelah menerima kartu merah pada leg pertama.
Secara rekor pertemuan, Benfica unggul tipis dengan tiga kemenangan dan dua kekalahan atas Real Madrid, termasuk kemenangan dramatis 5-3 pada final Piala Champions 1962.
Meski demikian, catatan Benfica melawan klub Spanyol kurang meyakinkan. Mereka kalah enam kali dari delapan laga terakhir kontra tim La Liga dan menelan 15 kekalahan dari 27 pertemuan terakhir
melawan wakil Spanyol. Dari 14 lawatan ke markas klub Spanyol, Benfica hanya meraih dua kemenangan.
Baca Juga: KPK Mitigasi Risiko Korupsi Program MBG dan Koperasi Merah Putih, Fokus pada Pengawasan Pelaksanaan
Kendati begitu, Benfica memenangi delapan dari 11 duel dua leg terakhir di kompetisi Eropa. Di sisi lain, Real Madrid lolos dalam 22 dari 23 kesempatan ketika memenangi leg pertama di kompetisi Eropa.
Kabar Tim
Vinicius diperkirakan tampil sejak menit awal dan berpeluang mencetak gol untuk kelima laga beruntun.
Real Madrid masih kehilangan sejumlah pemain. Rodrygo absen karena skorsing, sementara Jude Bellingham, Eder Militao, dan Dani Ceballos menepi akibat cedera. Dean Huijsen juga diragukan tampil karena masalah otot.
Federico Valverde dan Arda Guler diprediksi mengisi sisi lapangan dalam skema empat gelandang sempit, dengan Vinicius dan Kylian Mbappe sebagai duet lini depan.
Di pihak Benfica, Prestianni diskors UEFA sembari menunggu hasil investigasi. Satu-satunya pemain yang absen karena cedera adalah Joao Veloso (cedera bahu).
Vangelis Pavlidis, yang telah mencetak 28 gol di semua kompetisi musim ini, tetap menjadi andalan di lini depan.
Benfica menghadapi tugas berat di Bernabéu. Meski performa Real Madrid belum sepenuhnya stabil, pengalaman dan rekor impresif mereka di kompetisi Eropa diyakini cukup untuk mengamankan tiket ke babak 16 besar Liga Champions.(rak)