RADAR SURABAYA - Presiden FIFA Gianni Infantino kembali menegaskan dukungannya terhadap pencabutan larangan bagi Rusia untuk berpartisipasi dalam kompetisi internasional.
Menurutnya, sanksi tersebut tidak memberikan dampak positif dan justru memicu frustrasi serta kebencian.
FIFA dan UEFA sebelumnya, melalui pernyataan bersama pada Februari 2022, mengumumkan bahwa Rusia dikeluarkan dari Piala Dunia 2022 dan seluruh timnya diskors dari semua kompetisi sepak
bola internasional hingga waktu yang tidak ditentukan. Keputusan tersebut diambil menyusul invasi Rusia ke Ukraina.
Saat berada di London akhir pekan lalu untuk menghadiri ajang Women’s Champions Cup, Infantino menyampaikan kepada Sky Sports bahwa larangan tersebut setidaknya perlu dicabut untuk kategori usia muda.
“Kita harus mempertimbangkan penerimaan kembali Rusia. Larangan ini tidak menghasilkan apa pun dan hanya menciptakan lebih banyak frustrasi serta kebencian.
Mengizinkan anak-anak laki-laki dan perempuan dari Rusia bermain sepak bola di berbagai negara Eropa bisa membantu,” ujar Infantino.
Ia menambahkan bahwa langkah tersebut setidaknya dapat diterapkan pada kompetisi kelompok usia muda.
Pada 2023, UEFA sempat melonggarkan kebijakannya dengan mengizinkan tim U-17 Rusia kembali berkompetisi.
Namun, keputusan itu kemudian dibatalkan setelah muncul penolakan luas dari federasi-federasi anggota.
Infantino sebelumnya juga pernah menyampaikan pandangan serupa. Dalam kongres UEFA pada April tahun lalu, ia menyatakan keinginannya membawa
Rusia kembali ke dalam ekosistem sepak bola internasional karena hal itu dianggap sebagai tanda bahwa situasi telah terselesaikan.
Sementara itu, Presiden UEFA Aleksander Ceferin menegaskan bahwa Rusia baru akan diterima kembali setelah perang berakhir.
UEFA dijadwalkan menggelar rapat komite eksekutif pada akhir bulan ini dan memiliki kewenangan untuk mengawasi serta memutuskan kemungkinan kembalinya Rusia ke kompetisi resmi.
Di luar kompetisi resmi, Rusia masih menjalani sejumlah laga persahabatan internasional.
Pada 17 Desember lalu, Dewan FIFA mengumumkan rencana penyelenggaraan festival U-15 baru, dengan turnamen putra yang akan digelar tahun depan dan turnamen putri pada 2027.
Dalam rilis resminya, FIFA menyebutkan bahwa ajang tersebut akan terbuka bagi seluruh 211 asosiasi anggota FIFA.(rak)
Editor : Rahmat Adhy Kurniawan