Liga Champions: Tempuh Jarak 4.157 Km! Qarabag Jadi Tim Tandang Terjauh ke Anfield
Rahmat Adhy Kurniawan• Selasa, 27 Januari 2026 | 23:58 WIB
Skuad Liverpool sudah siap menjamu Qarabag yang datang jauh-jauh dari Baku, Azerbaijan.
Qarabag Ukir Rekor Unik di Anfield, Tim Tandang Terjauh dalam Sejarah Liverpool
RADAR SURABAYA- Liverpool akan mencatatkan sejarah baru saat menjamu Qarabag pada laga kedelapan sekaligus terakhir fase liga Liga Champions 2025/2026 di Stadion Anfield, Rabu atau Kamis dini hari WIB.
Bukan hanya soal hasil pertandingan, kehadiran klub asal Azerbaijan itu membawa rekor unik yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Qarabag resmi menjadi tim dengan jarak perjalanan terjauh yang pernah melakoni laga tandang kompetisi Eropa di Anfield.
Klub tersebut menempuh perjalanan sekitar 2.583 mil atau 4.157 kilometer dari Baku, ibu kota Azerbaijan, menuju markas Liverpool.
Catatan ini melampaui rekor lama yang sebelumnya dipegang oleh Anzhi Makhachkala. Pada Oktober 2012, klub asal Rusia tersebut menempuh jarak 2.378 mil (3826,6 km) saat menghadapi Liverpool pada fase grup Liga Europa.
Saat itu, Anzhi yang dilatih Guus Hiddink dan diperkuat Samuel Eto’o harus kalah 0-1 lewat gol tunggal Stewart Downing.
Sebelum Anzhi, rekor jarak terjauh nyaris dipegang oleh Maccabi Haifa yang melakukan perjalanan sejauh 2.341 mil atau 3767,5 km pada laga kualifikasi Liga Champions Agustus 2006.
Liverpool memastikan kemenangan berkat gol Mark Gonzalez pada menit ke-88, yang sekaligus menandai debut sang pemain.
Dalam sejarah panjang kompetisi Eropa, sejumlah klub lain juga tercatat menempuh perjalanan ribuan kilometer ke Anfield.
Dinamo Tbilisi datang sejauh 2.319 mil pada September 1979, sementara Spartak Vladikavkaz menempuh jarak 2.260 mil pada Piala UEFA 1995.
Liverpool mampu melewati kedua lawan tersebut meski dengan dinamika hasil yang berbeda di leg kedua.
Nama Apollon Limassol dari Siprus juga masuk daftar dengan jarak 2.171 mil atau 3493,9 km pada Piala Winners Eropa.
Laga tersebut dikenang karena kemenangan telak Liverpool 6-1 sekaligus mencatat dua rekor klub, yakni Phil Charnock sebagai pemain termuda Liverpool di Eropa dan empat gol Ian Rush yang mengantarkannya menjadi top skor Eropa Liverpool saat itu.
Pada usia 17 tahun 215 hari, Phil Charnock menjadi pemain termuda Liverpool yang tampil di kompetisi Eropa.
Rekor tersebut kemudian dilampaui oleh Rio Ngumoha dan Trey Nyoni yang kini menghuni skuad Liverpool.
Sementara itu, empat gol Ian Rush dalam laga tersebut membuatnya melampaui Roger Hunt sebagai pencetak gol terbanyak Liverpool di kompetisi Eropa.
Saat ini, Rush berada di peringkat keenam daftar pencetak gol Eropa Liverpool, di bawah Mohamed Salah, Steven Gerrard, Sadio Mane, Roberto Firmino, dan Michael Owen.
Trabzonspor dua kali menempuh perjalanan sejauh 2.139 mil ke Anfield, masing-masing pada 1976 dan 2010. Liverpool memenangi kedua pertandingan tersebut.
Gol cepat dari Steve Heighway, David Johnson, dan Kevin Keegan membalikkan ketertinggalan agregat 0-1 pada leg kedua babak kedua Piala Champions Eropa November 1976.
Pada akhir musim itu, Liverpool untuk pertama kalinya keluar sebagai juara Eropa.
Tiga puluh empat tahun kemudian, Ryan Babel mencetak satu-satunya gol saat Liverpool menang 1-0 pada leg pertama play-off kualifikasi Liga Europa.
Pada Oktober 2015, Rubin Kazan bertandang ke Anfield dalam laga Eropa pertama Jürgen Klopp sebagai pelatih Liverpool.
Perjalanan sejauh 2.041 mil atau 3.285 km tersebut berakhir dengan hasil imbang 1-1 setelah Emre Can mencetak gol penyeimbang bagi The Reds.
Selain itu, dua klub asal Istanbul, yakni Besiktas dan Galatasaray, juga tercatat pernah menempuh perjalanan sejauh 1.706 mil atau 2.745 kilometer ke Anfield.
Besiktas bertandang pada November 2007 dan menelan kekalahan telak 0-8, yang hingga kini menjadi kemenangan terbesar Liverpool di Liga Champions.
Klub tersebut kembali datang pada Februari 2015 dan kalah 0-1 pada leg pertama babak 32 besar Liga Europa.
Sementara itu, Galatasaray dua kali bertandang ke Anfield dalam ajang Liga Champions. Pertemuan pertama pada fase grup kedua Februari 2002 berakhir imbang tanpa gol.
Pada September 2006, dua gol Peter Crouch membantu Liverpool meraih kemenangan 3-2 di fase grup.
Selain itu, Trabzonspor, Rubin Kazan, hingga dua raksasa Turki, Besiktas dan Galatasaray, juga pernah merasakan beratnya perjalanan panjang menuju Anfield.
Besiktas bahkan menelan kekalahan terbesar dalam sejarah Liga Champions Liverpool dengan skor 0-8 pada 2007.
Kehadiran Qarabag kini menambah daftar panjang klub-klub yang harus menempuh perjalanan ekstrem demi tampil di Anfield.
Rekor ini menegaskan daya tarik Liverpool sebagai salah satu magnet utama sepak bola Eropa, sekaligus memperlihatkan luasnya jangkauan kompetisi elite antarklub benua biru.
Laga melawan Qarabag bukan sekadar penutup fase liga Liga Champions bagi Liverpool, tetapi juga menjadi momen bersejarah yang menorehkan catatan unik dalam perjalanan panjang The Reds di pentas Eropa.(rak)