RADAR SURABAYA — Inter Milan menunjukkan mental juara dengan membalikkan keadaan dan meraih kemenangan telak 6-2 atas Pisa dalam lanjutan Liga Italia Serie A di Stadion Giuseppe Meazza, Sabtu dini hari WIB.
Sempat tertinggal dua gol, Nerazzurri bangkit dan tampil dominan hingga peluit akhir.
Hasil impresif ini membuat Inter Milan semakin kukuh di puncak klasemen Serie A dengan koleksi 52 poin.
Sementara itu, Pisa kian terpuruk di zona degradasi, menempati peringkat ke-19 dengan raihan 14 poin dari 22 pertandingan, berdasarkan data laman resmi Lega Serie A.
Sempat Tertinggal, Inter Bangkit di Babak Pertama
Inter dikejutkan oleh agresivitas tim tamu pada awal laga. Stefano Moreo menjadi mimpi buruk tuan rumah setelah mencetak dua gol cepat pada menit ke-11 dan ke-23.
Gol pertama lahir dari sepakan jarak jauh yang memanfaatkan kesalahan kiper Yann Sommer, sedangkan gol kedua dicetak melalui sundulan tajam yang gagal diantisipasi lini belakang Inter.
Tertinggal dua gol, Inter meningkatkan tempo permainan. Usaha tersebut membuahkan hasil pada menit ke-39 ketika wasit menunjuk titik putih setelah Matteo Tramoni melakukan
handball di kotak penalti. Piotr Zielinski yang maju sebagai eksekutor sukses memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2.
Momentum kebangkitan Inter berlanjut. Dua menit berselang, Lautaro Martinez menyamakan kedudukan melalui sundulan akurat memanfaatkan umpan silang Federico Dimarco.
Menjelang turun minum, tepatnya menit ke-45+2, Pio Esposito membawa Inter berbalik unggul 3-2 lewat sundulan kerasnya.
Dominasi Penuh Inter di Babak Kedua
Memasuki babak kedua, Inter Milan sepenuhnya menguasai jalannya pertandingan. Sejumlah peluang tercipta melalui Petar Sucic, Pio Esposito, Federico Dimarco, dan Marcus Thuram.
Namun, penampilan solid kiper Pisa, Simone Scuffet, sempat menunda bertambahnya gol tuan rumah.
Baca Juga: Mikel Arteta Waspadai Kebangkitan Manchester United di Era Michael Carrick Jelang Duel di Emirates
Keunggulan Inter akhirnya bertambah pada menit ke-82. Federico Dimarco mencetak gol keempat Nerazzurri lewat skema serangan balik cepat yang diawali pergerakan Marcus Thuram.
Empat menit kemudian, Ange-Yoan Bonny ikut mencatatkan namanya di papan skor untuk membawa Inter unggul 5-2.
Pesta gol Inter ditutup oleh Henrikh Mkhitaryan pada masa injury time babak kedua, tepatnya menit ke-90+3, sekaligus memastikan kemenangan besar 6-2 bagi tuan rumah.
Inter Jaga Konsistensi Perebutan Scudetto
Kemenangan ini semakin menegaskan konsistensi Inter Milan dalam perburuan gelar juara Serie A musim 2025/2026.
Dengan produktivitas gol tinggi dan kedalaman skuad yang solid, Inter kian sulit dibendung oleh para pesaingnya.
Sebaliknya, Pisa harus segera berbenah jika ingin keluar dari ancaman degradasi. Kekalahan telak di Giuseppe Meazza menjadi pekerjaan rumah besar bagi tim promosi tersebut untuk memperbaiki lini pertahanan mereka.
Editor : Rahmat Adhy Kurniawan