RADAR SURABAYA — Arsenal memastikan langkah ke babak 16 besar Liga Champions 2025/2026 dengan cara impresif.
Bertandang ke Stadio Giuseppe Meazza, markas Inter Milan, The Gunners sukses meraih kemenangan meyakinkan 3-1 pada laga fase liga pekan ketujuh, Rabu (20/1) pagi WIB.
Dua gol Gabriel Jesus dan satu gol penutup dari Viktor Gyökeres menjadi pembeda dalam duel sarat gengsi tersebut.
Kemenangan ini sekaligus mengukuhkan Arsenal sebagai salah satu tim paling konsisten di Eropa musim ini.
Start Kilat Arsenal, Jesus Jadi Mimpi Buruk Inter
Arsenal langsung tampil agresif sejak menit awal. Baru berjalan 10 menit, Gabriel Jesus membawa tim tamu unggul lebih dulu.
Penyerang asal Brasil itu memanfaatkan bola liar di kotak penalti dan menuntaskannya dengan penyelesaian klinis.
Inter sempat bangkit lewat gol indah Petar Sučić pada menit ke-18. Namun, dominasi Arsenal tak terbendung.
Jesus kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-31, kali ini memanfaatkan situasi sepak pojok untuk mengembalikan keunggulan tim asuhan Mikel Arteta. Skor 2-1 untuk Arsenal bertahan hingga turun minum.
Gyokeres Mengunci Kemenangan, Arsenal Cetak Rekor
Memasuki babak kedua, Inter berusaha meningkatkan intensitas serangan. Namun, solidnya lini belakang Arsenal membuat setiap peluang tuan rumah mentah sebelum benar-benar mengancam gawang.
Petaka bagi Inter datang pada menit ke-84. Viktor Gyokeres, yang masuk sebagai pemain pengganti, mencetak gol ketiga Arsenal melalui sepakan melengkung yang tak mampu diantisipasi Yann Sommer.
Gol tersebut memastikan kemenangan 3-1 sekaligus menandai kemenangan ketujuh beruntun Arsenal di kompetisi UEFA—rekor terbaik dalam sejarah klub.
Arteta Punya Dilema Manis Jelang Duel Besar
Kemenangan atas Inter semakin menegaskan kedalaman skuad Arsenal. Gabriel Jesus tampil luar biasa dengan dua gol, sementara Gyökeres kembali membuktikan ketajamannya meski memulai laga dari bangku cadangan.
Baca Juga: Kejutan Liga Champions! Manchester City Tumbang 1-3 dari Bodo/Glimt
Situasi ini menjadi dilema positif bagi Mikel Arteta menjelang laga besar kontra Manchester United di Liga Inggris.
Performa para pemain pelapis juga membuktikan bahwa Arsenal tak hanya bergantung pada satu-dua nama utama.
Sebaliknya, Inter Milan harus menerima kenyataan pahit. Kekalahan ini menjadi yang ketiga secara beruntun di Liga Champions, sebuah catatan buruk yang belum pernah mereka alami sebelumnya.
Statistik Pertandingan Inter vs Arsenal
Penguasaan bola: Inter 51% – 49% Arsenal
Tembakan: Inter 18 – 17 Arsenal
Tembakan tepat sasaran: Inter 4 – 6 Arsenal
Tendangan sudut: Inter 4 – 7 Arsenal
Jadwal Berikutnya
Arsenal akan menjalani laga terakhir fase liga melawan Kairat yang sudah tak menentukan posisi mereka, sebelum fokus ke big match melawan Manchester United akhir pekan ini.
Sementara itu, Inter Milan akan menghadapi Pisa di Serie A, lalu melakoni laga krusial kontra Borussia Dortmund pada pertandingan Liga Champions berikutnya.(rak)
Editor : Rahmat Adhy Kurniawan